Maknai 71 Tahun Indonesia, GPB dan LSISI Gelar Diskusi Publik

Menaranews, Tarakan (Kaltara) – Memaknai 71 Tahun Republik Indonesia, Gerakan Peduli Bangsa (GPB) bersama Universitas Borneo Tarakan dan Lembaga Studi Informasi Strategi Indonesia (LSISI) menggelar Diskusi Publik dengan tema “Optimalisasi Peran Pers Dan Mahasiswa Dalam Menumbuhkan Semangat Nasionalisme Masyarakat Perbatasan Di Kalimantan Utara”, kegiatan tersebut digelar di Rektor Universitas Borneo Tarakan (25/08/2016).

Kepada Menaranews.com, Ketua GPB Kalimantan Utara Rahmad Agus Riadi, S.T., M.Pd menuturkan, kegiatan tersebut dimaksudkan sebagai wujud penguatan generasi penerus yang dalam hal ini adalah mahasiswa dan peran pers di perbatasan Kaltara. Agus menambahkan, mengingat Kota Tarakan dan 4 kabupaten lainnya berbatasan langsung dengan negara tetangga, sangat penting kiranya memupuk jiwa nasionalisme serta cinta akan tanah air di Perbatasan.

Sesuai pantauan Menaranews.com Diskusi tersebut dihadiri kurang lebih 200 Mahasiswa dan pers serta Perwakilan Universitas Borneo Dr. Yahya Zein, SH., M.H, Asintel Lantamal XIII kota Tarakan Kolonel Laut Monang H Sitompul, Kabid Advokat PWI Kaltara Rahmad Rolauw dan Bendahara DPD KNPI Kota Tarakan Lukman, S.H., LLM sebagai narasumber.

Dari garis besar diskusi, moderator menyimpulkan Provinsi Kalimantan Utara masih membutuhkan peran aktif serta sifat kritis masyarakat untuk membangun provinsi termuda ke-34 ini, sebagai gerbang perbatasan bagian utara Indonesia pertahanan dan keamanan juga masih perlu ditingkatkan khususnya pengawasan penyelundupan barang-barang terlarang, ilegal, dan narkotika. Selain itu perlu ada forum pers perbatasan yang dapat menjadi wadah bagi para jurnalis untuk meningkatkan koordinasi dalam rangka pemberitaan permasalahan maupun laju pembangunan di wilayah perbatasan. (PRA)

Editor: Noventar

Comments
Loading...