http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

LMND Bima Tuntut Penyelesaian Sengketa Agraria PT. Sanggar Agro

MENARAnews, Bima (NTB) – Puluhan mahasiswa dari Liga Mahasiswa untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Kabupaten Bima, Senin (15/8) di depan Kampus STKIP Taman Siswa Bima melakukan aksi demonstrasi menyoroti sengketa agraria PT Sanggar Agro dengan warga Kec. Sanggar dan Tambora. Disamping itu sekelompok mahasiswa ini juga menyuarakan penegakan pasal 33 UUD 1945.

“Hari ini terbukti Pemerintah Kabupaten Bima tidak mau menyelesaikan permasalahan PT. Sanggar Argo,” ungkap Ryan Utama selaku koordinator lapangan.

Dalam pengamatannya, lokasi Hak Guna Pakai PT. Sanggar Agro di Desa Piong Kecamatan Sanggar dibiarkan terbengkalai tanpa ada aktifitas usaha yang dijalankan oleh perusahaan tersebut, seperti pertanian perkebunan maupun pertenakan. Kondisi ini pun mengesankan PT. Sanggar Agro hanya mengkalim lahan tersebut.

“Lahan dibiarkan kosong tidak dimanfaatkan kan sebaiknya lahan digarap oleh warga setempat ditanami jagung dan ternak,” tuntutnya.

Di Desa Piong Kecamatan Sanggar ada lahan seluas 4.500 hektar yang diklaim oleh PT Sanggar Agro sebagai lahan Hak Guna Usaha. Dan dari lahan seluas itu adalah milik warga setempat yang disengketakan oleh PT Sanggar Agro. Kemudian, di desa Oi Katupa Kecamatan Tambora ada lahan seluas 300 hektar yang diklaim sejak tahun 1993.

“Adanya sejumlah fakta pengklaiman ini, kami mengajak elemen masyarakat Kabupaten Bima untuk bersama-sama meminta kepada Pemerintah Kabupaten Bima segera menyelesaikan masalah PT Sanggar Agro,” ujarnya.

Sementara itu dalam orasinya, Ryan juga mengkitisi kemerdekaan Indonesia yang sudah berusia 71 tahun, namun sampai saat ini rakyat Indonesia masih tertindas dan belum menikmati kemerdekaan. “Hari ini pemerintah tidak menjalankan Pancasila sebagai dasar negara, Pancasila cuma dijadikan simbol saja,”kritiknya.

Saat ini Indonesia semakin tunduk kepada dalam kekuasaan asing atau kapitalisme. Seharusnya pemerintah Jokowi-JK harus melaksanakan pasal 33 UUD 1945 sebagai solusi kemandirian bangsa yang tidak bergantung kepada asing. Ketika pasal 33 UUD 1945 benar-benar ditegakkan, maka sengketa agraria seperti kasus PT Sanggar Agro akan dapat terselesaikan.

Berdasarkan pantauan MENARAnews, dalam aksi demonstrasi ini kelompok mahasiswa ini nyaris bentrok dengan aparat kepolisian. Hal itu terjadi karena massa aksi beberapa kali memberhentikan kendaraan dinas yang melintas. Bahkan penutupan jalan sempat dilakukan oleh kelompok mahasiswa ini.

Menutup aksinya, LMND Ek-Kabupaten Bima menyampaikan pernyataan sikapnya kepada Kabag Ops Polres Bima, Kompol Muslih. Penyerahan pernyataan sikap ini diharapkan dapat disampaikan kepada Bupati Bima. (sw)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,336PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.