Keren, Mobil Antik Mejeng di Lapangan Merdeka

MENARAnews, Medan (Sumut) – Puluhan mobil jeep yang sudah hampir berusia 100 tahun nampang di Lapangan Merdeka Medan, Sabtu (27/08/2016). Mobil-mobil antik yang tarikan mesinnya masih sip ini ikut dalam Karnaval Budaya Kendaraan Antik. 

Suwarno, Ketua Willys Auto Club (WAC) Medan menuturkan bahwa dalam perhelatan kali ini, pihaknya diminta oleh panitia pelaksana untuk memamerkan 20 unit mobil.

“Sebenarnya jumlahnya belum banyak dibandingkan dengan mobil-mobil yang dimiliki para anggota klub kami,” ujarnya.

Pria yang sehari-hari bertugas sebagai Polisi Militer (POM) Angkatan Laut di Belawan itu menjelaskan, mobil-mobil yang diturunkan pihaknya kali ini paling muda buatan 1956. Sedangakn uang paling lawas adalah tahun 1942.

Corak militer mendominasi pada seluruh mobil. Untuk kondisi mesin, mobil-mobil ini terbiasa ikut touring.

“Tarikannya pun semua masih oke. Mobil-mobil ini sudah sering kami bawa touring (menjelajah) ke medan-medan berat,” ujar Suwarno.

Meskipun berusia tidak muda lagi, tetapi menurut dia, para anggota klub selama ini  tidak menemui kesulitan dalam mendapatkan suku cadang.

Untuk suku cadang, di Kota Medan masih tersedia. Namun apabila ada suku cadang yang sulit didapatkn, maka mereka memesan ke Bandung.

“Di Bandung ada kawan kami yang selama ini membantu menyediakan suku cadang kalau di Medan tidak ada.” Katanya.

Jadi, mereka tidak harus mendatangkannya langsung dari Jepang, Amerika Serikat atau Rusia, negara-negara dimana mobil-mobil tersebut berasal.

Sedangkan mengenai harga suku cadang, pria berpangkat Sersan Kepala itu memastikan tidak lebih mahal dari spare parts mobil-mobil zaman sekarang. “Masih terjangkau, enggak terlalu mahal.”

Bagaimana soal harga mobil bila dibeli atau dijual? Suwarno mengungkapkan bahwa mobil-mobil yang diturunkan klubnya kali ini terdiri dari unit dengan nilai paling murah Rp50 juta.

Sedangkan jeep paling mahal yang berada dalam deretan mobil-mobil tersebut senilai Rp150 juta. (Yug)

Comments
Loading...