http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Kepala BNPB: Penanganan Karlahut oleh Kotawaringin Barat Cukup Baik

MENARAnews, Pangkalan Bun (Kalteng) – Penanganan bencana Kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) oleh Pemkab. Kobar ternyata direspon positif oleh Pemerintah Pusat. Dalam hal ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan bahwa Tim Gabungan yang dibentuk oleh Pemkab Kobar untuk menanggulangi Bencana Karlahut dinilai telah bekerja dengan maksimal.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala BNPB, Laksamana Madya Purn. Willem Rampangilei, hari ini (11/08/2016) di Bandara Iskandar, Pangkalan Bun. Tak hanya itu, Laksdya (Purn) Willem juga menyebut instruksi Gubernur Kalteng yang menetapkan status “Siaga Darurat” juga layak diapresiasi.

“Antisipasi yang dilakukan daerah (Pemprov Kalteng) sudah bagus karena telah menetspkan status siaga darurat sejak Juni lalu. Bahkan Pak Bupati Kobar juga sudah menandatangani status siaga darurat untuk wilayah Kobar.”

Terkait dengan kunjungannya ke Kab. Kotawaringin Barat (Kobar) ini, dirinya menyebut bahwa kunjungan ini untuk mengecek kesiapan Kab. Kobar dalam menanggilangi bahaya Karlahut. Lebih lanjut ia menyatakan bahwa walaupun penanggung jawab penanggulangan bencana adalah pemda, namun Pemerintah Pusat wajib memberikan pendampingan.

“Berdasarkan UU No. 24 Tahun 2007 tentang penanggulangan bencana, disebutkan bahwa Pemerintah Pusat memberikan pendampingan berupa pendampingan anggaran dimana bencana karlahut merupakan bencana tidak terduga sehingga ada beberapa daerah yang tidak menganggarkan penanggulangannya dalam APBD, pendampingan peralatan dimana siang ini akan tiba 2 helikopter untuk standby di Pangkalan Bun dan 2 helikopter untuk standby di Palangka Raya, dan pendampingan teknis.” tambahnya.

Kunjungan ini, menurutnya, juga berfungsi untuk mendengarkan saran dan permasalahan dari Pemkab. Kobar terkait kendala penanggulangan bencana Karlahut.

Sebelumnya, Ketua BPBD Kab. Kobar, Hermon F. Lion, menyebut bahwa kendala dalam penanggulangan bencana Karlahut di Kab. Kobar adalah minimnya sumber air untuk memadamkan api karena sebagian besar lokasi kebakaran berada jauh dari jalan dan sumber air.

“Sebenarnya ada instruksi dari Pemprov. Kalteng untuk membangun sumur bor untuk memadamkan api, tapi belum ada tindak lanjut dari pihak pemprov sehingga kami belum membangun sumur bor.” tambahnya.

Ketika disinggung mengenai anggaran , dirinya menyebut anggaran untuk penanggulangan bencana Karlahut masih dalam proses pembahasan APBD-P Kab. Kobar tahun 2017 oleh DPRD Kobar.

“Nilainya sekitar Rp 800 juta.” katanya. (Riz)

Editor : Raudhatul N.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,790PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.