Kebakaran Lahan, Tim Karhutla Siagakan Heli

MENARAnews, Sampit (Kalteng) – Kebakaran lahan yang menjadi bencana tahunan di Kabupaten Kotim memaksa instansi – instansi terkait untuk lebih tanggap dalam penanganannya. Upaya penanganan cepat dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan di Kotim, saat ini sudah dibetuk tim satgas lintas instansi yang dikomandoi langsung oleh Dandim 1015 Sampit. hal tersebut dilakukan guna mempercepat koordinasi lintas instansi dalam menghadapi kebakaran saat ini.

“Saat ini sudah terbentuk tim dan posko kebakaran hutan dan lahan, yang nantinya akan ditindak lanjuti guna membagi tugas dan fungsi dari masing-masing instansi dalam hal melakukan pernanan dalam menangani kebakaran saat ini,” jelas Komandan Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan kotim Letkol Inf I Gede Putra Yasa,

Saat ini anggota tim dari masing-masing instansi sudah disiagakan di lokasi-lokasi rawan kebakaran, terlebih di wilayah yang sudah terbakar, hal tersebut dilakukan guna memantau situasi dan menginformasi perkembangan. Sehigga jika api kembali menyala maka dapat segera ditangani, dan bantuan dari tim pemadam dari Sampit akan juga segera diturunkan ke lokasi kebakaran.

“Inilah gunanya koordinasi dan komunikasi, agar penanganan kebakaran dengan cepat diatasi. Setiap masalah jika ada kebersamaan dan langkah cepat maka saya yakin dapat tertangani dengan baik,” ujarnya.

Sepertihalnya pada penanganan 12 titik api di wilayah selatan beberapa waktu lalu sudah dapat tertatasi berkat kerjasama, terlebih lokasi yang jaraknya cukup jauh dan tidak bisa dijangkau dengan jalur darat sudah dipadamkan dengan menggunakan water bombing melalui udara.

“13 kali upaya pengeboman air dari udara, dan akhirnya titik api yang tidak dapat dijangkau dengan jalur darat sudah bisa teratasi dan sudah padam,” terangnya.

Setelah dikordinasikan dengan tim di Pangkalan Bun untuk menggunakan pengeboman air, mereka segera melaksanakan. Saat ini memang sudah ada dua helikopter yang disigakan disana guna menangani kebakaran di wilayah Kotim dan Kobar. (K/Dayat)

Editor: HIdayat

Comments
Loading...