Ini Kata Ketua Dewan Pers Soal Penyidik POM AU yang Dituding Ingin Hilangkan Pasal yang Dilaporkan

MENARAnews, Medan (Sumut) – Penyidik POM TNI tengah menangani laporan perkara penyerangan TNI AU terhadap sejumlah jurnalis saat meliput bentrokan Sari Rejo pada, Senin (15/08/2016). Namun saat DE alias AD (25), salah satu wartawati korban kekerasan dan pelecehan oknum TNI AU membuat laporan, ada oknum penyidik TNI AU diduga ingin menghilangkan pasal yang dilaporkan. 

Menyikapi adanya indikasi ‘permainan’ oknum penyidik POM TNI AU tersebut, Dewan Pers di Jakarta berencana akan melaporkan kasus ini ke Panglima TNI.

“Kalau ada upaya penghilangan pasal, itu alasannya apa? Kenapa bisa demikian? Jika oknum penyidik di tingkat lokal mencoba bermain-main dalam melakukan penyelidikan, silakan saja. Dalam waktu dekat, kami dari Dewan Pers di Jakarta akan melaporkan semua informasi ini ke Panglima TNI,” kata Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo, Kamis (25/08/2016) malam.

Menurut pria yang akrab disapa Stanley ini, penyidik POM TNI AU harusnya netral. Seharusnya penyidik profesional dalam menerima laporan.

“Kemarin Tim Satgas dari Dewan Pers sudah turun ke Medan. Kami tengah menunggu laporan tim untuk selanjutnya disampaikan kepada Panglima TNI bagaimana kondisi sebenarnya yang terjadi di lapangan,” kata Stanley.

Jika oknum penyidik, lanjut Stanley, berusaha menghilangkan pasal yang dilaporkan, Stanley meminta agar komandan penyidik segera mengingatkan anggotanya. Stanley menegaskan, penyidik jangan coba-coba menghilangkan pasal yang diadukan.

“Kami juga akan sampaikan ke Panglima dan bidang pengawasan untuk benar-benar memantau kasus ini. Profesi jurnalis ini dihormati. Jurnalis bekerja dilindungi hukum. Kasus yang dialami jurnalis juga bukan main-main,” kata Stanley.

Ia meminta semua jurnalis yang bertugas di Medan untuk tetap semangat menjalankan tugas. Semua jurnalis diminta bersatu dan jangan takut selama menjalankan tugas secara benar.

“Teman-teman jurnalis di Medan harus tetap semangat. Jalankan tugas dengan baik,” tandasnya. (yug)

Comments
Loading...