DPPKAD Mukomuko Pastikan Penundaan DAU Tidak Menghambat Pembangunan

MENARAnews Kab. Mukomuko (Bengkulu)– Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Mukomuko memastikan penundaan Dana Alokasi Umum (DAU) di Mukommuko tidak akan menghambat pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan Kepala DPPKAD Mukomuko, Syahrizal, SH saat di wawancarai MENARAnews, Minggu (28/08/2016).

“Penundaan ini tidak terlalu menghambat pembangunan, alokasi dana kita salurkan ke sektor-sektor prioritas, masing-masing SKPD akan disamaratakan potongannya” ungkapnya.

Ia menyampaikan, penundaan DAU di Mukomuko mencapai sekitar 36 miliar rupiah, tetapi nilai tersebut akan disesuaikan secara bertahap hingga akhir tahun mendatang.

Artinya, dari empat bulan tersisa yaitu September, Oktober, November, dan Desember, akan dilakukan penyesuaian dengan memotong DAU sebesar 9 miliar perbulan.

“Kita ditunda sekitar 36 miliar, ini nanti tidak sekaligus, bertahap per bulannya, jadi ini tidak akan menghambat pembangunan secara signifikan” pungkasnya.

Ia menjelaskan, tujuan adanya penundaan DAU ini merupakan suatu bentuk penghematan yang dilakukan untuk mengendalikan keuangan negara.

Untuk itu juga, Jumat kemarin, di aula pertemuan DPPKAD dilaksanakan rapat pembahasan anggaran menyikapi penundaan DAU ini bersama perwakilan SKPD dan pihak kecamatan di Mukomuko.

Penundaan ini dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 125/PMK.07/2016 tentang Penundaan Penyaluran Sebagian Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2016. PMK ini ditandatangani pada tanggal 16 Agustus 2016 oleh Menteri Keuangan.

Berdasarkan PMK ini, pemerintah akan memangkas Rp 19,418 triliun untuk 169 daerah, terdiri dari  143 kota/kabupaten dan 26 provinsi termasuk Kabupaten Mukomuko. (AL)

Comments
Loading...