spot_img

Dari Kuala Lumpur, Tiga Orang Aceh Selundupkan Shabu ke Aceh

MENARAnews, Banda Aceh (Aceh) – Tiga orang Aceh, penumpang pesawat Air Asia (AK-243) rute Kuala Lumpur – Banda Aceh, dengan inisial SF (26 tahun), RH (29 tahun), dan TI (26 tahun) ditangkap Imigrasi Bandara Sultan Iskandar Muda karena membawa 178 gram Narkoba jenis Shabu-Shabu. Shabu-Shabu senilai Rp 373.800.000,- tersebut ditemukan di dalam tubuh pelaku, inisial TI.

Dalam konferensi pers yang digelar pihak Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Banda Aceh, Abdul Harris (Kepala Kantor Imigasi Banda Aceh) menjelaskan, awalnya, telah dilakukan pemeriksaan mendalam di ruang Bea dan Cukai Pos Bandara Sultan Iskandar Muda terhadap ketiga pelaku. Setelah pemeriksaan dilakukan dan tidak menemukan hasil, petugas melakukan pemeriksaan rontgen di rumah sakit.

“Jadi kita menemukan 3 bungkusan Shabu itu ada di dalam rongga pinggul pelaku TI dari hasil rontgen,” ujar Abdul Harris.

Hasil dari pengakuan pelaku SF dan RH, keduanya juga membawa masing-masing 2 bungkus namun karena tidak tahan menunggu waktu delay, pelaku mengeluarkan bungkusan tersebut di Bandara Kuala Lumpur.

Sebelumnya, pesawat yang ditumpangi tiga orang pelaku dijadwalkan tiba di Aceh pada 3 Agustus 2016, pukul 08.20 WIB mengalami delay dan baru tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda pada pukul 14.35 WIB.

“Atas keberhasilan penggagalan penyelundupan narkotika tersebut, maka jumlah anak bangsa yang berhasil diselamatkan dari bahaya narkotika adalah sebanyak 890 orang dengan perkiraan 1 gram Shabu dapat dikonsumsi oleh lima orang,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T. Saladin menghimbau untuk semua orang Aceh yang berada di Malaysia dan luar negeri agar dapat melaporkan setiap rencana penyelundupan Narkoba ke Aceh. (AM)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,041PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles