Dana Anggaran Panwaslu Kotawaringin Barat Tak Kunjung Cair

MENARAnews, Pangkalan Bun (Kalteng) – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) masih belum mendapatkan kucuran dana hingga saat ini yang berdampak pada kinerja Panwaslu Kobar. Hal ini terlihat pada saat pelantikan Panwascam, Jumat (26/08/2016).

Dalam acara yang dihadiri oleh unsur dari Pemkab Kobar, Polres Kobar, KPU Kobar, dan Bawaslu Kalteng tersebut, Ketua Panwaslu Kobar, Tri Yoyohepie, menyebut keterlambatan menunggu anggaran dan sudah berjalan verifikasi faktual, pihaknya segera melakukan pelantikan karena keterkaitan minimnya peserta yang mengikuti tingkat Panwascam khususnya di Kecamatan Kotawaringin Lama.

“Berkaitan dengan anggaran juga masih belum turun, masih dalam proses, dari register kemarin di Jakarta sudah selesai, mungkin awal bulan September ini anggaran sudah keluar. Jadi selama ini kami menggunakan dana talangan yang kami pakai,” ujar Tri usai melantik 18 Panwascam Kobar

Tri melanjutkan, setelah pembentukan dan dilantiknya Panwascam, setelah itu Panwascam akan segera melakukan pembentukan ditingkat PPL dan PPS. Sehingga pada bulan ini bisa terbentuk PPL dan PPS oleh Panwascam, mengingat pada tanggal 3 September mendatang merupakan final verifikasi faktual.

“Sementara ini verifikasi faktual yang berjalan kami dari Kabupaten langsung turun kelapangan, dari PPK dan PPS kami ikut terus,” katanya.

Sementara itu, Ketua Banwaslu Provinsi Kalteng melalui Koordinasi Divisi Organisasi dan SDM Banwaslu Provinsi Kalteng Eko Wahyu menginstruksikan kepada Panwascam untuk segera membentuk Pengawan Penyuluhan Lapangan (PPL), karena saat ini pihaknya masih melakukan pengawasan pada tingkat Kecamatan dan Desa.

“Mudah-mudahan teman-teman PPL nanti secepatnya bisa terbentuk sambil menunggu pembentukan Panitia Pengawasan PPS,” ucap Eko.

Terkait belum cairnya anggaran Panwaslu Kobar juga masih terkendala anggaran, Eko menyebut bahwa hal itu karena sesuai dengan peraturan yang baru dari Menteri Keuangan, anggaran tidak bisa digunakan langsung oleh Panwas tingkat Kabupaten. Sehingga memerlukan beberapa proses tahapan sampai dana tersebut bisa cair.

“Di Kobar anggarannya berkisar Rp 3,4 Milyar ini untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kobar yang ada dua tahapan untuk pengucuran anggaran,” ungkap Eko. (Riz)

Editor : Raudhatul N.

Comments
Loading...