spot_img

Damai Aceh 11 Tahun, Lima Hal Ini Sudah Dicapai

MENARAnews, Banda Aceh (Aceh) – Dalam acara peringatan perdamaian di Aceh, 15 Agustus 2016, yang dipusatkan di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, Gubernur Aceh, Zaini Abdullah memaparkan perkembangan yang dicapai Aceh selama 11 tahun.

Menurut Zaini Abdullah, kemajuan yang pertama adalah adanya peningkatan penghormatan terhadap hak asasi manusia yang dibuktikan dengan penetapan Qanun tentang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR).

“Saya harapkan dalam tahun ini Komisioner KKR sudah mulai bekerja,” ujarnya.

Yang kedua, dalam bidang pembangunan demokrasi, Aceh sudah dua kali melaksanakan Pilkada langsung tanpa ada halangan yang bersifat menggagalkan.

“Tak heran kalau Badan Pusat Statistik pernah memposisikan Aceh sebagai wilayah dengan indeks demokrasi tertinggi di Indonesia,” imbuhnya.

Selain itu, Pemerintah Aceh pada tahun 2015 juga mendapat penghargaan sebagai lembaga dengan Indeks Keterbukaan Informasi terbaik di tanah air.

Selanjutnya, untuk pengelolaan keuangan negara, Aceh berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI. Zaini Abdullah menambahkan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yaitu indikator untuk mengukur kualitas hidup masyarakat, meningkat ke posisi 11 yang sebelumnya berada di urutan ke-22.

“Dan pada tahun ini, kita mendapatkan penghargaan dari Pemerintah atas keberhasilan sebagai daerah yang berhasil mencapai Tujuan Pembangunan Global,” pungkasnya. (AM)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,043PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles