‘Bentrokan’ Dengan Abu Sayyaf, 15 Tentara Filipina Tewas

MENARAnews, Filipina – Setelah mendapatkan perintah dari Presiden Duterte untuk membumi hanguskan kelompok militan Abu Sayyaf, tentara militer Filipina akhirnya terlibat perang sengit dengan kelompok militan itu.

“Bentrokan berdarah” yang berlangsung selama dua jam itu terjadi di pada Senin Sore (29/08/2016) di wilayah Patikul, Provinsi Sulu, Filipina. Dalam pertempuran tersebut, sebanyak 15 tentara Filipina dilaporkan tewas. Tewasnya 15 tentara tersebut, menjadi salah satu kerugian terbesar bagi militer Filipina di era pemerintahan Presiden Rodrigo Duterte.

Dikutip dari AP, Selasa (30/08/2016), otoritas militer Filipina mengatakan, lima tentara Filipina juga dilaporkan mengalami luka-luka dan dua militan Abu Sayyaf dinyatakan tewas.

Juru bicara Komando Mindanao Barat Militer Filipina, Mayor Filemon Tan Jr, mengatakan 15 tentara tewas merupakan anggota Batalyon Infanteri 35. Menurutnya ada sekitar 70 militan Abu Sayyaf dalam pertempuran tersebut.

Berdasarkan informasi yang beredar, puluhan anggota Abu Sayyaf yang terlibat pertempuran sengit itu berada dalam kepemimpina Radulan Sahiron. Sejak kelompok militan yang beberapa waktu belakangan ini kerap melakukan penculikan warga asing dan kemudian secara brutal melakukan eksekusi terhadap sandera yang tidak ditebus, militer Filipina akhirnya semakin gencar melancarkan serangan militer. (ADF)

 

Comments
Loading...
error: Content is protected !!