spot_img

Aset Perbankan Jambi Hanya Mampu Duduki Peringkat 8 Se-Sumatera

MENARAnews, Jambi – Kondisi perbankan Prov. Jambi saat ini ibarat lebih besar pasak daripada tiang, lebih besar kredit yang dikeluarkan daripada dana yang dihimpun. Oleh karena itu, aset perbankan Prov. Jambi hanya mampu menduduki peringkat ke 8 se Sumatera.

“Kondisi dana yang dihimpun oleh perbankan di Provinsi Jambi ini lebih sedikit dibandingkan dengan kredit yang dikeluarkan,” kata Darwisman, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Prov. Jambi, siang tadi (11/8/2016).

Dibandingkan dengan provinsi lain di Pulau Sumatera, aset perbankan Provinsi Jambi menduduki peringkat ke 8 dengan aset senilai 37,9 Triliun, hanya diatas Provinsi Bangka Belitung dan Bengkulu. Saat ini terdapat 36 perbankan yang ada di Provinsi Jambi, termasuk Bank Taspen, dan keseluruhan sudah tertib aturan perbankan dan dari segi aspek pelayanan sudah cukup bagus.

Karenanya, dengan digalakkannya program tax amnesty ini diharapkan perbankan di Jambi mampu menghimpun dana secara maksimal, sehingga dana tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pembangunan, stimulasi perkembangan UMKM yang ada di Jambi, dan sektor ekonomi produktif.  Kepala Otoritas Jasa Keuangan Prov. Jambi juga mengatakan bahwa secara nasional potensi pendapatan yang dapat diperoleh melalui program ini mencapai 2.440 triliun.

“Dengan adanya tax amnesty ini diharapkan dapat mengoptimalkan berbagai sektor, salah satunya dana yang masuk dapat dikelola oleh perbankan, khususnya di Jambi sehinga dapat dioptimalkan untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi Jambi,” tambahnya. (DU)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,052PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles