spot_img

KPU Sumsel Bentuk Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi

MENARAnews, Palembang (Sumsel) – Masyarakat  Sumatera Selatan diharapkan dapat bergabung dalam Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi yang akan segera dibentuk oleh KPU Provinsi Sumatera Selatan mulai tanggal 10-16 Agustus 2016 mendatang. Komunitas ini akan mendapatkan fasilitas berupa pelatihan kepemiluan oleh KPU Provinsi Sumsel dan melibatkan  fasilitator nasional,  dan yang terpilih  akan dilibatkan dalam setiap aktifitas kepemiluan dan demokrasi.

Dikatakan Komisioner KPU Provinsi Sumsel Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Partisipasi Masyarakat, Ahmad Naafi, latar belakang akan dibentuknya komunitas peduli pemilu dan demokrasi di Sumatera Selatan ini adalah penegakan pilar demokrasi yang tidak mungkin tanggung jawab itu hanya disematkan kepada penyelenggara saja.

“Penyelenggara pemilu juga memiliki keterbatasan dalam hal pembiayaan dan sumber daya manusia sehingga keterbatasan itu harus ditangani agar tidak berdampak pada kesenjangan dalam pembangunan demokrasi ditengah-tengah masyarakat”, ujarnya.

Menurut Naafi, Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi ini serentak didirikan di 16 provinsi di Indonesia yang menjadi pilot project pusat pendidikan pemilih, termasuk Sumatera Selatan.

“Pembangunan demokrasi membutuhkan keterlibatan masyarakat secara luas dan berkualitas, mereka yang terpilih akan dilatih melalui kursus kepemiluan dan dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan KPU , selanjutnya mereka akan membentuk Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi,” kata mantan jurnalis ini.

Sementara itu Ketua KPU Sumsel Aspahani mengatakan kompetensi dasar kepemiluan wajib dimiliki komunitas dan menjadi tanggung jawab KPU untuk mendidik masyarakat agar peduli pemilu dan demokrasi di Sumatera Selatan.

Aspahani mengatakan beberapa materi yang akan diberikan kepada peserta komunitas diantaranya prinsip-prinsip dasar dalam pemilu, pentingnya partisipasi  dalam Pemilu, prinsip-prinsip dasar Pemilu yang jurdil dan tidak diskriminatif, Tahapan Pemilu dan Orientasi penegakan hukum di Indonesia.

“Diharap semua masyarakat dapat berpartisipasi dalam pembentukan komunitas ini, “ kata Aspahani.

Diharapkan kepada masyarakat untuk segera mengantar langsung berkas pendaftaran ke kantor KPU Provinsi Sumatera Selatan  atau via pos ke  Jalan Pangeran Ratu Jakabaring Palembang di bagian Hukum, Teknis dan Hubmas melalaui Idrus dan Yusuf mulai tanggal 10-16 Agustus 2016 pukul 09.00 s.d 16.00 WIB (lihat Pengumuman).

Syarat pendaftaran berupa  satu berkas fotokopi KTP yang masih berlaku, fotokopi ijazah SLTA, pas foto ukuran 4×6 cm sebanyak 4 lembar, surat pernyataan bermaterai bahwa tidak menjadi anggota partai politik sekurang-kurangnya lima tahun terakhir, surat pernyataan kesediaan membentuk komunitas peduli pemilu, surat pernyataan tidak pernah terlibat tindak pidana dan daftar riwayat hidup. Pelatihan akan dilaksanakan antara tanggal 6-9  September 2016 mendatang dengan mendatangkan fasilitator  Komisioner KPU RI. (AD)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,052PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles