Wapres JK Dorong WI Makmurkan Umat Di Segala Lini Kehidupan

MENARAnews, Jakarta Timur (DKI Jakarta) – Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla tampak menghadiri kegiatan Muktamar III Wahdah Islamiyah (WI), beliau sangat mengapresiasi peran yang selama dilakukan oleh WI dan berharap agar WI dapat bersinergi dengan Pemerintah Indonesia.

“Saya mengapresiasi peranan dari Wahdah Islamiyah untuk memberikan kebahagiaaan kepada umat di setiap lini kehidupan, seperti bidang dakwah, pendidikan, ekonomi, sosial, dan lain-lain. Untuk itu, diharapkan Wahdah Islamiyah lebih meningkatkan perannya demi kemajuan bangsa dari berbagai sektor kehidupan,” jelas Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla (JK) saat menghadiri Muktamar III Wahdah Islamiyah di Asrama Haji Pondok Gede. (19/07/2016)

“Kita memiliki banyak tugas, salah satunya kita harus memakmurkan umat kita, apalagi kita masih lemah dalam aspek ekonomi dan keilmuan”, ungkap sosok yang berdarah bugis itu.

Dalam aspek keilmuan, lanjut JK, salah satu permasalahan yang harus dibenahi adalah minimnya karya ulama Indonesia yang diakui di kancah internasional. Ia mengakui, sebagian besar karya atau buku yang beredar di pasaran masih berupa terjemahan. “Hal ini menunjukkan bahwa kita belum memiliki penulis yang dipandang di arena internasional, kita harus menjawab tantangan ini,” tegasnya.

Ia menuturkan, hal itu merupakan tugas dan tanggung jawab pemerintah dan ormas Islam. Di satu sisi, pemerintah harus menciptakan pemerataan yang baik bagi rakyat sementara di sisi lain, Ormas Islam hendaknya menjadi sebab kehidupan yang lebih baik bagi Umat Islam.

Senada dengan JK, Ketua Umum Wahdah Islamiyah Ustaz Muhammad Zaitun Rasmin menyatakan, muktamar kali ini mengandung arti penting bagi pengembangan visi dan misi serta rencana strategis dakwah Wahdah Islamiyah ke seluruh penjuru tanah air selama lima belas tahun kedepan.

“Tema muktamar kali ini dimaksudkan agar ajaran dan manhaj wasathiyah benar-benar mampu merasuki Bangsa Indonesia, apalagi ummt Islam Indonesia saat ini sangat membutuhkan konsep wasathiyah ini,” ujar Ustaz Zaitun yang juga menjabat sebagai Wakil Sekjen MUI Pusat.

Menurutnya, dengan Manhaj Wasathiyah ini, diharapkan kita dapat mengatasi berbagai persoalan negara dan bangsa mengingat Wasathiyah adalah solusi dalam mengatasi persoalan ekstremisme baik pemahaman liberal maupun radikal.  (IY)

Comments
Loading...