spot_img

Tolak Pembangunan Pabrik Semen, Warga Rembang Aksi di Istana Negara

DKI Jakarta, Menaranews – Pembangunan Pabrik di berbagai daerah Indonesia sering mendapat protes dari warga setempat, begitu halnya pembangunan PT. Semen Gresik di Kab. Rembang Jawa Tengah. Masyarakat yang mengatasnamakan Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) berunjukrasa di depan Istana negara menolak pembangunan PT. Semen Gresik tersebut.

Masyarakat beranggapan pembangunan PT. Semen Gresik tidak sesuai dengan aturan. Mereka meyakini terdapat pelanggaran, penyalahgunaan dan pemalsuan data, dokumen, atau informasi dalam penyusunan Analisis Masalah Dampak Lingkungan (Amdal).

“Cabut Amdal abal-abal PT Semen Gresik di Rembang, rakyat hanya menjadi tumbal” ujar massa aksi yang didominasi oleh ibu-ibu (28/7/2016).

Kedatangan JM-PPK di depan Istana Negara untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Sebelumnya, Teten Masduki dan Menteri Pratikno menjanjikan untuk mengatur pertemuan dengan Presiden Jokowi guna mendengarkan pendapat warga Kendeng mengenai penolakan pembangunan pabrik semen di desa mereka. Namun, hingga saat ini belum terealisasi.

Kekesalan massa aksi terhadap Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki dan Menteri Sekertaris Negara, Pratikno dituangkan dalam spanduk yang bertuliskan, “Teten Masduki Janji2 Palsu” serta “Pratikno Ingkar janji !  Ngapusi.” (RF)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,045PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles