Projo Sumut Kutuk Aksi Bom Bunuh Diri Solo

 

MENARAnews, Medan (Sumut) – Pagi ini Indonesia, khususnya warga Solo dihebohkan dengan aksi nekat seorang warga yang meledakkan dirinya dengan sebuah bom di halaman Mapolresta Solo, Jawa Tengah, Selasa (5/7/2016) pada pukul 07.40 WIB.

Mendengar peristiwa itu, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Projo Sumatera Utara turut menyesali insiden itu. Projo Sumut juga mengutuk keras atas tindakan yang tidak berperikemanusiaan tersebut.

“Kami mengutuk keras aksi bom bunuh diri di kantor polisi di wilayah Solo. Ini sungguh perbuatan hina yang sangat disesali. Mengingat ini sudah mendekati hari raya Idul Fitri yang tinggal sehari lagi,” Kata penasehat Projo Sumut, Benyamin Winata didampingi pengurus Projo Sumut, Kamalsyah Nasution dan Budiarto Dedi di Medan, Selasa (5/7/2016).

Benyamin sebut agar masyarakat Sumut tidak panik namum tetap tenang dan menjalankan aktifitas dengan meningkatkan kewaspadaan.

Ia juga menyarankan agar masyarakat bersama kepolisian bekerjasama membasmi bibit-bibit terorisme.

“Tingkatkan kewaspadaan dan bila ada hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada aparat keamanan. Hendaknya masyarakat bersama kepolisian bekerjasama membasmi bibit-bibit terorisme yang tumbuh di masyarakat saat ini,” tuturnya.

 

Lebih lanjut, Budiarto Dedi minta semua lapisan masyarakat agar percayakan insiden ini kepada kepolisian.

“Kita percayakan kepada Institusi Kepolisian untuk menyelidiki lebih dalam motif dibalik peristiwa ini. Untuk itu, polisi harus lebih sigap dan tegas,supaya masyarakat bisa tenang. Polisi harus mengusut tuntas dan yakinkan masyarakat dengan tindakan yang nyata agar peristiwa seperti ini tidak terulang lagi,” katanya.

Sebelumnya Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar, menerangkan bahwa terduga pelaku bom bunuh diri tewas di tempat akibat ledakan bom, seorang petugas polisi terluka ringan.

“Sebelum peristiwa yang berlangsung singkat itu, pelaku sempat disapa oleh petugas polisi di pintu masuk. Tetapi pelaku memaksa masuk ke halaman Polres dengan alasan ingin ke kantin dan kemudian meledakkan diri,” kata Irjen Pol Boy Rafli Amar.

Saat ini Polres Solo perketat pengamanan dan penjagaan. Jumlah personel pun ditambah dari berbagai unit satuan guna mencegah hal yang tidak diinginkan. (Ded)

{loadposition media-right}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,034PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles