spot_img

Nobar dengan Wagub, Ratusan Pelajar Tinggalkan Sekolah

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2016 kemarin, Pemerintah Daerah Provinsi Kalteng mengadakan nonton bareng (Nobar) bersama ratusan pelajar mulai tingkat SD sampai dengan tingkat SMA Kota Palangka Raya Rabu (27/06/2016) di Studio 21 Palma.

Namun sangat disayangkan, kegiatan yang dilaksanakan tersebut bertepatan dengan waktu pelaksanaan kegiatan proses belajar mengajar, sehingga secara tidak langsung sekitar 271 siswa SD sampai dengan SMA ini meninggalkan proses belajar selama satu hari.

Dimana seyogyangnya proses belajar mengajar dimulai sejak pukul 07.00 WIB sampai dengan sekitar pukul 12.00 WIB lebih. Disinggung menangani hal itu, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kependudukan, dan KB Provinsi Kalteng, Endang Kusriatun.mengatakan, proses kegiatan memperingati Hari Anak Nasional pada tahun-tahun sebelumnya sejak tiga tahun yang lalu, dilaksanakan pada proses belajar mengajar di sekolah anak masing-masing.

“Tapi karena momenya kita barengakan dengan Hari Anak Nasional ya, apa boleh buat. Jadwalnya kemarin memang rencananya cuma satu jam setengah ya, karena tadi ada sedikit keterlambatan Wakil Gubernur karena padatnya acara beliau,” ujar Endang diwawancarai MENARAnews usai nobar.

Kendati demikian, Kegiatan Nobar dengan memutar film berjudul “12 MENIT : KEMENANGAN UNTUK SELAMANYA”  dengan durasi 1,45 menit dapat diambil contoh, anak berhak menentukan pilihanya. Sementara orangtua hanya mendukung anak.

Yang kedua, Hikmah yang dapat diambil dari pemutaran film tersebut menyampaikan, segala sesuatu yang dilakukan oleh orangtua adalah untuk kepentingan terbaik anaknya.

” Dua hal tersebut yang tidak boleh kita lupakan. Dengan momen Hari Anak Nasional ini perlu kita ketahui bersama bahwa anak 1/3 dari jumlah penduduk Indonesia dan merupakan penerus bangsa, jadi kita manfaatkan potesi ini, jangan samapi lengah kalau 1/3 penduduk ini nanti malah menjadi beban negara,” jelasnya kembali.

Dia menginformasikan, untuk kegiatan ini tidak semua siswa sekolah dilibatkan, karena kuota hanya cukup 271 siswa, jadi yang hadir hanya sebagian perwakilan sekolah saja mulai dari SD-SMP Darusalam, SD-SMP Muhammadiyah, SMU MAN Model, SD-SMP Katolik dan SD-SMP Kristen Kota Palangka Raya.

Dirinya mengaku, setiap anak yang mengikuti kegiatan tersebut, diwajibkan untuk menulis ringkasan cerita, serta kesimpulan yang diambil dan juga  manfaat dari film tersebut. Dari penugasan yang diberikan, ujar Endang pihaknya akan memberikan hadiah bagi jawaban yang terbaik.

Terkait kegiatan tersebut, Junaidi salah satu siswa kelas IV SD Kristen Kota Palangka Raya mengaku senang dengan kegiatan nonton bareng.

“Senang, karena baru kali ini nonton sama teman-teman sekolah. Kita tadi hadir ada 20 orang dari masing-masing kelas,” jelas Junaidi diwawancarai MENARAnews.

Di sisi lain, Wakil Gubenur Kalteng, Habib Said Ismail dikonformasi usai mengikuti kegiatan nonton bareng tersebut menjelaskan, konsep Nonton Bareng ini, untuk seluruh murid-murid SMP-SLTA cocok sekali.

“Bagi saya, yang paling terkesan dari filem yang diputar tadi, begitu mahalnya sebuah kesuksesan, kedua jangan sampai kehidupan anak-anak kita berada dibawah bayang-banyang orang tua, biarlah anak menjadi diri mereka sendiri,” jelas Habib Said Ismail.

Tidak hanya itu, pola mendidik anak yang benar, dalam artian mendidik anak tidak dengan ego si orang tua. Mendidik anak lanjutnya, dengan diarahkan oleh orang tua bagus, tapi yang paling penting tegasnya kembali, tidak memaksakan kehendak kita. (Arliadie)

Editor : Raudhatul N.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,052PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles