http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Massa Tim Pembela Mesjid Diadang Warga Sekitar Hermes Place

MENARAnews, Medan (Sumut) – Massa dari Tim Pembela Mesjid Taqwa yang berdemo disamping Hermes Place Polonia mendapat hadangan dari masyarakat sekitar. Mereka merasa terganggu dengan demonstrasi yang dilakukan karena dianggap membuat keributan. 

“Entah apa orang ini ribut-ribut disini,” ujar seorang ibu-ibu ditengah masyarakat yang mengadang, Kamis (22/7/16).

Kericuhan juga sempat terjadi pada saat aksi berlangsung. Namun ketegangan dapat diredakan oleh petugas kepolisian. Perlahan massa pun bergerak mundur ke arah Mesjid yang terletak dibelakang gedung Hermes Place.

Tak sampai disitu, masyarakat juga menunggu massa keluar dari dalam mesjid. Mereka hendak mengusir massa karena dinilai telah membuat keributan.

Dimintai tanggapan soal kericuhan yang terjadi, pimpinan aksi Zulkarnaen mengatakan pihak kepolisian terkesan lepas tangan. Padahal Tim Pembela Mesjid Taqwa telah melayangkan surat pemberitahuan kepada polisi tentang pelaksanaan aksi damai.

“Kita sudah laporkan ke polisi soal aksi damai. Awalnya polisi menolak, karena awalnya demo kita kan di Kantor DPRD Kota dan Kantor Wali Kota Medan, kebetulan RI I kan berada di Hotel. Namun kita diberikan izin untuk aksi di Hermes. Tapi Polisi seolah tak maksimal lakukan penjagaan dan terkesan membiarkan,” katanya saat ditemui usai aksi

Zulkarnaen memperkuat ada indikasi pembiaran agar para pendemo ricuh dengan masyarakat.

“Seharusnya kita sebagai warga negara harus dikawal sama polisi dalam menyampaikan pendapat. Namun tadi terkesan kita dipancing untuk konflik terbuka dengan masyarakat sekitar,” kesalnya.

Massa memilih mundur untuk menghindari kericuhan yang bisa memecah fokus perjuangan mereka.

“Kita tadi mundur karena takutnya akan berimplikasi buruk pada umat Islam. Tapi kita mundur untuk menyiapkan strategi lagi,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Tim Pembela Mesjid melakukan demo ke Hermes Place terkait perjanjian yang tidak disepakati oleh pihak Hermes tentang peruntukan bangunan. Dalam perjanjian tersebut, bangunan disisi kanan mesjid harusnya diperuntukkan sebagai lahan parkir. Namun pihak Hermes berencana membangun apartemen di dalam bangunan tersebut. (yug)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,143PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.