http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Konfercab Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Way Kanan

MENARAnews, Way Kanan (Lampung) – Konfercab NU Kabupaten Way Kanan dilaksanakan di Gedung (NU) Baradatu yang dihadiri oleh Ketua PW NU Lampung K.H. Soleh Bajuri, Sekretaris PW NU Lampung Drs. Ariyanto Munawar, Bendahara PW NU Lampung M. Tio. Turut hadir, Wakil Bupati Way Kanan Edward Anthony, Ketua PC NU Way Kanan Nurhuda, Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-kabupaten dan Kepala Kantor kesbangpol Way Kanan Syahrul Syah, Rabu (27/7/16).

Melalui Konfercab ke-4 NU, Kabupaten Way Kanan diharapkan dapat terus bersinergi dengan lapisan masyarakat untuk membangun kabupaten yang lebih baik.

Hal itu disampaikan, Ketua Pengurus Wilayah (PW) NU Lampung K.H. Soleh Bajuri, saat menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) ke-4 Nahdlatul Ulama (NU) di Kecamatan Baradatu.

Ketua Pengurus Wilayah (PW) NU Lampung K.H. Soleh Bajuri, menambahkan melalui Konfercab ke-4 NU di kabupaten Way Kanan ini mampu melahirkan keputusan-keputusan baru serta mampu melahirkan semangat untuk terus berinovasi, mengakomodir segala harapan dan kebutuhan organisasi NU dan masyarakat.

Semoga NU dapat terus bersinergi dengan pemkab Way Kanan dan lapisan masyarakat agar mampu membangun kabupaten untuk lebih baik dan menjadi benteng terdepan dari berbagai dampak negatif arus globalisasi.

“Saya berharap kedepan NU di Way Kanan dapat lebih baik dan terus bersinergi dengan pemerintah kabupaten serta membangun kabupaten yang lebih baik, serta dapat menyelaraskan visi misi Bupati Way Kanan,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama,Wakil Bupati Way Kanan Edward Anthony, mewakili Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya, menyampaikan seperti di ketahui sebagai organisasi Islam dan kemasyarakatan terbesar di Indonesia, NU ikut menentukan hitam putihnya kehidupan beragama di Indonesia. Dalam perspektif masyarakat, agama tidak bisa dilepaskan sebagai sebuah fenomena sosial dan bahkan budaya. Karena itu, agama berpotensi menjadi pemersatu atau sangat mungkin menjadi pemecah, jika sikap toleran lemah dan muncul fanatisme yang berlebihan.

Kesadaran NU terhadap pluralisme dan solidaritas kehidupan beragama, sebetulnya bukan sesuatu yang baru. Sejak awal berdirinya NU, ada empat tradisi bermasyarakat yang sudah dijalankan dalam hidup berdampingan dengan kelompok Islam lain atau kelompok non-Islam, keempat tradisi tersebut adalah: sikap tawazun atau keseimbangan, tasamuh atau toleran, tawasut atau moderat dan I’tidal atau adil.

Kabupaten Way Kanan dihuni masyarakat dari berbagai suku bangsa, yang sudah tentu mempunyai adat istiadat dan agama berbeda namun selama ini hampir tidak pernah terjadi perselisihan. Kerukunan yang terjadi itu tidak terlepas dari peran Ormas Islam termasuk NU, tokoh agama, dan hubungan antar umat beragama.

“Kita semua termasuk para pengurus NU agar selalu waspada terhadap persoalan-persoalan ke agamaan yang sering kita dengar terjadi di daerah lain. Mari kita bersatu padu dalam mengatasi persoalan ke agamaan yang bisa saja timbul di tengah-tengah masyarakat kita,” lanjutnya.

Perbedaan faham keagamaan jangan dijadikan konflik, sebab ajaran agama adalah persoalan keyakinan yang tidak dapat dipaksakan dan merupakan hak mutlak yang harus dihargai dan dihormati, karena agama apapun mengajarkan untuk hidup rukun di antara sesama manusia, walaupun berbeda keyakinan.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Way Kanan berharap kepada seluruh warga NU untuk menciptakan kader yang punya komitmen dalam membangun NU, umat dan juga membangun Kabupaten Way Kanan bersama-sama dengan pemerintah.

“Siapapun pengurus yang nantinya akan memimpin NU Kabupaten Way Kanan kedepan, hendaknya dapat bertanggungjawab dengan amanah yang diberikan, sehingga apa yang menjadi visi dan misi NU tersebut dapat terwujud dengan baik demi kemakmuran umat,” ungkap Wakil Bupati Edwar Antoni di Konfercab (NU). (D.A)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,384PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.