http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Ini Pengakuan Teman Istri Ramadhan Pohan Tersangka Dugaan Kasus Penipuan dan Penggelapan

MENARAnews, Medan (Sumut) – Pasca ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang yang diduga dilakukan mantan calon Walikota Medan Ramadhan Pohan, Savita Linda br Panjaitan membantah telah menjadi perantara pelapor Laurenz dan Ibunya (RH) dengan Ramadhan Pohan, Kamis (21/7/16) malam. 

Linda menyatakan bahwa ia mengenal Ramadhan Pohan lantaran berteman dengan istri mantan manajer Timnas Senior PSSI itu. Sedangkan, kehadiran LHH Sianipar dan ibunya RH br Simanjuntak (keduanya pelapor) datang ke Posko Paslon REDI di Jalan Sei Batanghari, karena mengetahui Ramadhan menjadi Calon Walikota Medan waktu itu.

“Ibu RH dan RP memang saling mengenal, kehadiran Ibu RH di Posko Paslon Redi juga karena memandang RP calon Walikota Medan. Jadi tidak benar kalau saya disebut yang mengenalkan atau menjadi perantara mereka,” kata Linda yang didampingi pengacara Hantoni Silo.

Linda pun membantah kalau dirinya adalah bendahara dari Paslon Ramadhan Pohan dan Edhie Kesuma (REDI). Keterlibatan Linda dalam tim REDI karena Istri Ramadhan Pohan Asti Riefa Dwiyandani meminta agar mendampingi Ramadhan selama proses kampanye. Tak hanya itu, uang pribadi Linda yang jumlahnya miliaran Rupiah dipinjam dan terpakai selama ikut mendampingi Ramadhan Pohan kampanye.

“Saya hanya diminta Asti membantu suaminya selama masa kampanye, kalau bendahara tentu harus ada perjanjian kerja dong. Bendahara resmi Redi adalah dr Fery. Selama kampanye RP, bahkan uang saya terpakai dan dipinjam RP hingga miliaran rupiah. Saya punya kok bukti-bukti transaksinya,” tukasnya.

Bahkan, Linda mengaku tak pernah tahu atau dilibatkan dalam proses pengajuan dan permintaan peminjaman dari RP. Tapi Linda mengetahui ada uang yang dipinjam Ramadhan setelah ada kesepakatan RH Simanjuntak (pelapor).

“Untuk transaksi peminjaman uang LH Sianipar, saya memang diminta ikut menjemput uang Rp 4,5 M di dua bank dan 2 kali transaksi. Memang setelah uang diambil dari bank, saya diminta LH Sianipar untuk membuat kuitansi sementara penitipan uang hingga dibawa ke posko. Sebelumnya di rumah RH tanggal 8 Desember 2015 lalu, ibu RH sudah menerima cek dari RP. Makanya setelah uang Rp 4,5 sampai di posko, ibu RH menyatakan kuitansi sementara itu tidak berlaku lagi,” bebernya.

Hingga kini komunikasi antara Linda dengan Ramadhan Pohan dan pelapor masih baik. Oleh karena itu Linda kecewa dengan penetapan tersangka ke dirinya.

“Di sini, saya ingin menyampaikan, selama ini saya membantu RP dengan tulus tanpa ada kepentingan apapun atau dijanjikan sesuatu. Karena itu, saya mengaku kecewa dengan keadaan saat ini,” pungkasnya.(yug)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,134PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.