spot_img

Ini Kronologi Serangan Bom Bunuh Diri di Mapolresta Solo

MENARAnews, Solo – Setelah terjadi tiga serangan bom bunuh diri beruntun di Arab Saudi dalam kurun waktu 24 jam terakhir, kelompok teroris di Indonesi sepertinya tidak mau ketinggalan. Pada Selasa (05/07/2016), sekira pukul 07.30 WIB, sebuah serangan bom bunuh diri terjadi di Mapolresta Surakarta, Solo.Serangan teror tersebut menyebabkan 1 orang tewas (pelaku teror) dan 1 lainnya terluka (personil Mapolresta Surakarta). Serangan bom tersebut diduga terkait kelompok teroris Shibghotullah yang ditangkap Densus 88 di Surabaya, Juni 2016 lalu. Lantas bagaimana kronologi serangan bom tersebut?

Menurut keterangan Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar, serangan itu terjadi saat jajaran Mapolresta Solo sedang melakukan apel pagi. Di tengah pelaksanaan apel pagi tersebut, tiba-tiba ada seorang yang memaksa masuk menggunakan motor.

“Saat itu kami sedang melaksanakan apel pagi, namun tiba-tiba ada seorang yang menerobos masuk menggunakan motor, kemudian yang bersangkutan langsung meledakkan diri,” kata Rafli.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Condro Kirono menambahkan saat pelaku mencoba menerobos masuk, personel Mapolresta Surakarta sempat melakukan pencegatan, namun pada saat dicegat pelaku tersebut meledakkan diri

Sementara itu, berikut ini kronologi yang disampaikan oleh akun media sosial Divisi Polri

Pada pukul 07.35 WIB, seorang pengendara sepeda motor berusaha melakukan penerobosa penjagaan markas polres Surakarta yang saat itu sedang melaksanakan apel pagi . Pelaku kemudian dicegat oleh anggota provos. Ketika dihentikan oleh anggota, orang tersebut meledakan diri sehingga melukai anggota Polres yang menghalangi.

Info sementara, pelaku meninggal dunia dan anggota provos tersebut luka-luka.

Berikut ini beberapa foto serangan bom bunuh diri yang terjadi di Mapolres Surakarta

(ADF)

 

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,045PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles