spot_img

Ramadhan Fair, Hasan akan Tindak Tegas Pedagang Nakal

MENARAnews, Medan (Sumut) – Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan, Hasan Basri memastikan akan menindak pedagang yang terbukti memakai bahan makanan yang membahayakan kesehatan masyarakat. Jika nanti ada yang terbukti, pihaknya akan langsung memberhentikan lapak pedagang tersebut. Saat ini, Hasan masih menunggu hasil uji laboratorium BPOM. 

“Ya katanya, melalui BPOM dari 200 stan, ada dua terdeteksi. Yang jelas ini harus dipastikan, kalau ada boraks di stan nomor berapa? maka akan dihentikan dia berjualan di sini. Ini kan masih diproses, jadi kami masih cek dulu,” ujarnya sore tadi di sela-sela pemeriksaan, Selasa (14/06/2016).

Selain memberikan sanksi yang tegas, Hasan juga mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan lokasi Ramadhan Fair di Kota Medan. 

“Kami membuktikan, kami bertanggung jawab dalam pengelolaan. Kami minta BPOM hadir menjelaskan stan berapa yang dapat, dan apa langkah mereka setelah itu. Sumber masalahnya kan adanya pedagang nakal, bukan Ramadhan Fairnya,” ungkapnya.

Meski sudah ada beberapa temuan terkait boraks dan formalin, dia berharap Ramadhan Fair tetap bisa berjalan. Jangan hanya karena ada pedagang yang nakal maka Ramadhan Fair terkena imbasnya. Pihaknya juga meminta Badan Ketahanan Pangan untuk meningkatkan pengawasan. 

“Kami harap Ramadhan Fair ini tetap berjalan, jangan gara-gara adanya dua pedagang yang disinyalir BPOM memakai boraks, maka Ramadhan Fair tidak berjalan. Ini kan masih dugaan,” katanya.

Diketahui, BPOM menemukan bakso yang diduga mengandung boraks pada Senin (13/06/2016) lalu. Sedangkan tadi sore, saat BKP melakukan uji sampel ditemukan mie kuning diduga mengandung formalin. Pedagang mie yang berjualan di lapak No. 77 mengaku tak mengetahui mie yang dijualnya mengandung formalin. (yug)

{loadposition media-right}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,045PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles