spot_img

Pembahasan Stunting Saat Kunjungan Kesehatan ke Pemkab Kapuas

MENARAnews, Kapuas (Kalteng) – Stunting bukan semata masalah tinggi badan tetapi juga salah satu tanda terjadinya masalah lain dalam tubuh yaitu adanya gangguan pertumbuhan dan perkembangan otak.

 

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Prof. Endang L. Achadi, Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia yang juga ahli gizi yang membidani lahirnya 1000 HPK ini,  pada kunjungannya bersama tim Millennium Challenge Account Indonesia, Bappenas, Generasi Sehat Cerdas (GSC), dan IMA World Health, di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Kabupaten Kapuas, Ir. Ben Brahim Bahat MM, MT (14/06/2016).

Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Bupati yang didampingi pula Kepala Dinas Kesehatan dr. Adelina, Sekretaris Daerah (Sekda) Rianova, dan Kepala Bappeda Kabupaten Kapuas Yan Ale. “Program perbaikan gizi balita, khususnya pada 1000 Hari Pertama Kehidupan merupakan bentuk investasi sumber daya manusia ke depan yang perlu mendapat dukungan pemerintah daerah, lintas sektor, dan stakeholders di tingkat daerah.” Paparnya.

Endang menambahkan, dalam pertemuan kemaren Prof. Endang juga menjelaskan bahwa Program Gizi 1000 HPK merupakan program prioritas secara global. Bank Dunia memposisikan gizi sebagai sentral dalam Pembangunan Strategi untuk Aksi Skala Besar  Concensus Copenhagen di mana beberapa program gizi merupakan intervensi paling efektif untuk pembangunan ke depan.

Lebih lanjut, Endang menjelaskan bahwa ini berakibat pada menurunnya kecerdasan anak, gangguan pertumbuhan dan perkembangan organ tubuh lain seperti jantung, ginjal, hati, paru-paru, dan lain-lain, sehingga meningkatkan risiko terjadinya penyakit degeneratif seperti jantung, diabetes, hipertensi, dan kegemukan.

Bupati Kapuas Ben Brahim meresponnya secara positif. Ia berkomitmen mendukung program perbaikan gizi di Kapuas. Bupati meminta kepada Sekda dan Bappeda untuk segera membentuk tim Perbaikan Gizi Masyarakat, Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi, serta payung hukum yang dapat mendukung kegiatan tersebut.

“Kepada semua pihak yang hadir untuk membantu masyarakat desa memaksimal Anggaran Dana Desa (Sumber Pusat), Dana Desa ( sumber APBD), dan Cost Sharing supaya dipergunakan juga untuk mendukung program gizi tersebut.” Tutup Bupati Kapuas. (ZEN)

 

Editor: Raudhatul N.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,041PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles