http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Pedagang Sate Lapor Polisi Karena Ditipu Marketing Perumahan

MENARAnews, Medan (Sumut) – Sungguh naas nasib Ernilawati (36) warga Jalan Karya Wisata, Medan Johor yang mengkredit rumah di Perumahan Plamboyan Jalan Tanjung Slamat, Kecamatan Medan Tuntungan kandas di tangan inisial T, joki marketing perumahan. Pasalnya uang tabungan hasil berdagang sate selama 4 tahun habis di bawa lari sang marketing.

Korban mengaku saat ditemui wartawan, Jumat (24/6/2016) bahwa dirinya mengumpulkan uang selama 4 tahun dengan berdagang sate di pinggir jalan.

“Sudah empat Saya jualan sate setiap malam selama 4 tahun di pinggir jalan di daerah Karya Wisata. Selama 4 tahun itu saya selalu menabung sebagian keuntungan jualan sate saya untuk impian mendapatkan rumah, walau pun dengan cara kredit,” kata Erni kepada wartawan.

Karena merasa sudah cukup, akhirnya korban pun mulai mencari-cari rumah impiannya untuk dikredit.

“Karena sudah cukup uangnya biat DP, Saya pun mencari cari rumah yang cocok untuk di kredit. Begitu ketemu di daerah dekat Pajak Simpang Melati, perumahan yang cocok sama impian, Saya pun langsung menanyakan ke kantor pemasarannya, dan bertemu dengan T,” lanjut Erni.

Merasa yakin dengan pilihannya, akhirnya korban memberikan uang panjar sebesar 3 juta rupaih dan seminggu kemudian kembali memberikan uang tambahan sebesar 7 juta rupiiah. Berselang seminggu kemudian, korban pun kembali memenuhi biaya DP rumah tersebut sebesar 12 juta rupiah, sehingga total keseluruhan 22 juta rupiah.

“Diawal saya bayar 3 juta dulu, seminggu kemudian saya bayar lagi 7 juta bang. Karena saya harus bayar penuh 22 juta buat DP nya, makanya saya selesaikan seminggu kemudian 12 juta lagi bang, pas lah semua DP rumah itu,” ujar korban.

Usai menerima uang tersebut, pelaku pun menjanjikan kepada korban untuk menyelesaikan seluruh surat-suratnya seminggu kemudian. Sesuai dengan kesepakatan, korban mendatangi kantor pemasaran tersebut dan menagih janji yang diberikan oleh pelaku. Namun, janji tinggal janji. Korban tak menemukan pelaku di kantor pemasaran tersebut.

“Dia janji (marekting) dalam waktu seminggu, terhitung sejak saya berikan uang DP itu bang, semua surat-suratnya selesai. Begitu saya datang, batang hidungnya pun gak terlihat lagi di kantor pemasaran itu bang,” kesal Erni.

Ironisnya, ketika korban menanyakan hal tersebut kepada rekan korban yang berada di kantor pemasaran tersebut, malah mengaku tidak pernah menerima uang setoran apapun dari pelaku, bahkan nama korban pun tidak ada dalam daftar pemohon di kantor pemasaran tersebut.

“Pas Saya tanha rekannya mengaku bahwa si T ini gak ada nyetor uang apapun, bahkan nama saya tidak ada terdaftar sebagai pemohon di kantor pemasaran itu bang,” ucapnya.

Sadar sudah ditipu, ibu lima anak ini akhirnya mendatangi Polsek Deli Tua, Jum’at (24/6/2016) melaporkan peristiwa yang dialaminya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Deli Tua, Iptu Jonathan Hutagalung, ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya akan segera memproses laporan korban.

“Korban kan baru buat laporan, akan kita proses secepatnya,” tandas Jonathan. (Ded)

{loadposition media-right}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,134PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.