spot_img

Niat Menyelamatkan Sepeda Motor, Bagian Kepala Keamanan Tasbi II Bocor Ditusuk Pelaku Curanmor

MENARAnews, Medan (Sumut)  – Ramli, petugas keamanan di Komplek Perumahan Tasbi II sedang naas.  Pasalnya, kepala Ramli tertembus pisau tajam hingga membuatnya kritis saat ingin mempertahankan sepeda motor miliknya dari pelaku curanmor.

Kejadian terjadi saat warga Jln. Tanjung Rejo Gg. Family, Kec. Medan Sunggal ini sedang melakukan tugasnya pada Selasa, (14/6/2016) sekitar pukul 01.30 WIB, dinihari.

Informasi yang dihimpun dari lokasi, kejadian tersebut berawal dari kehadiran kedua pelaku yakni Dedi Lubis dan Nazir warga Jln. Bunga Raya Gg. Saudara, Kel. Asam Kumbang, Kec. Medan Sunggal yang mencoba mengambil sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi BK 5359 ADI berwarna putih yang terparkir di pos keamanan Komplek Tasbi II, Jalan Ringroad, Kec. Medan Sunggal.

Melihat aksi tersangka yang mencoba mengambil sepeda motor miliknya, sontak membuat korban meneriaki pelaku sambil mempertahankan sepeda motornya. Mendapatkan perlawanan dari korban, pelaku yang telah mempersenjatai dirinya langsung menghujamkan pisau ke kepala korban hingga menembus ke bagian pipi kanannya.

“Kita mendapatkan informasi warga bahwa ada seorang security yang terkapar bersimbah darah didepan komplek perumahan Tasbi II. Lalu kita cek TKP dan merujuk korban ke RSUP H. Adam Malik. Dengan kondisi tervata-bata, korban menjelaskan kronolgis kejadian bahwa ada dua orang tak dikenal mencoba mengambil sepeda motornya. Saat ia mencoba mempertahankan sepeda motornya itu, kepalanya langsung ditusuk menggunakan pisau hingga tembus ke pipi kanannya,” terang Kapolsek Sunggal, Kompol Daniel Marunduri, Selasa (14/6/2016).

Mendapat informasi tersebu, sebagian petugas unit Reskrim Polsek yang dipimpin oleh Kanit Reskrim, Iptu Nur Istiono, melakukan penyelidikan. Tak butuh waktu lama, dalam waktu kurang lebih dua setengah jam, kedua pelaku berhasil diringkus dan diboyong ke Mapolsek Sunggal.

Kepada petugas, kedua pelaku mengaku aksi tersebut didasari oleh perintah Yusuf, warga Deli Tua dan juga pernah mendekam di Rutan Tanjung Gusta bersama tersangka Dedi.

“Tersangka Dedi ini merupakan residivis curanmor dan baru saja selesai menjalani masa tahanannya. Ia mengaku motifnya adalah atas dasar suruhan Yusuf yang merupakan rekannya saat di Rutan. Jadi, Dedi membawa temannya Nazir untuk beraksi,” pungkas  Daniel. (Ded)

{loadposition media-right}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,052PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles