spot_img

Kunjungan Ke Kabupaten Tangerang, Ini Yang Dilakukan Mentan Amran Sulaiman

MENARAnews, Kabupaten Tangerang (Banten) – Menteri Pertanian RI melakukan kerja  kunjungan ke Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian dalam rangka melakukan peresmian peralatan yang digunakan untuk panen jagung. (23/06/2016)

Menurut hasil pemantauan di lapangan, alat mesin pertanian (Alsintan) yang diresmikan adalah Mesin Panen Muti komoditas jagung dan padi dengan kapasitas 3 jam perhektar, Mesin penanam jagung kapasitas 8 jam per hektar, dan Mesin olah tanah Amphibi kapasitas 3,5 jam per hektar yang dapat digunakan secara bersamaan setelah jagung dipanen.

“Jagung merupakan target swasembada kedua setelah padi, hal ini dikarenakan fungsi itu multifungsi, selain untuk konsumsi langsung juga sebagai bahan baku utama industri pakan dan pangan,” kata Mentan Amran Sulaiman disela-sela peresmian.

“Target produksi jagung nasional tahun 2016 adalah 21,35 juta ton, sedangkan produksi jagung tahun 2015 sebanyak 20,67 juta ton pipilan kering atau mengalami kenaikan sebanyak 1,66 juta ton jika dibandingkan dengan tahun 2014,” lanjutnya.

Menurut Amran, Kebutuhan jagung di Indonesia mencapai 23,4 juta ton pipilan kering per tahun. Konsumsi jagung terbesar untuk pakan sekitar 51% dan sisanya untuk industri pangan. Dari sisi pasar, potensi jagung terus mengalami peningkatan seiring dengan perkembangan industri peternakan.

Ia menegaskan, persedian pangan selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri dijamin aman dan cukup karena Kementerian dan BUMN bersama Pemerintah Daerah menggelar Pasar Murah secara besar-besaran untuk mnurunkan harga bahan pangan.

Amran mengakui, jika dilihat harga pangan terus naik setiap tahun, tetapi yang diupayakan oleh Pemerintah adalah menjaga persediaan pangan dan menjaga agar harga pangan tidak naik terlalu tinggi. (IY)

 

{loadposition media-right}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,045PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles