spot_img

Kodam I/BB Amankan Daging Ilegal Asal India, Istri Oknum TNI Ikut Terlibat

MENARAnews, Medan (Sumut) РPersonel Staf  Kodam I/BB, Sertu Kusyadi menangkap praktik jual beli daging ilegal asal India. Dalam tangkapannya, berhasil diamankan bungkusan daging sebanyak 40 bungkus dengan berat 800 KG.

Pengintaian yang dilakukan oleh Pers Staf Dam I/BB berawal dari informasi yang didengar dan beredar di masyarakat dan langsung dilakukan pengintaian.

Penangkapan yang dilakukan Senin, 13 Juni 2016 saat melihat pelaku Veronica Ginting, (istri oknum TNI Kopka TS) bersama dua orang suruhannya membawa daging ilegal menggunakan betor dengan plat BK 5088 HV.

Sempat ada perseteruan antara personal TNI dengan Veronica sesaat datang dengan sebuah mobil Xenia dan menghampirimi petugas.

Selanjutnya petugas menyisir kediaman Veronica di Asrama Kodam, Jalan Gaperta XII No. 48. Tak diduga, petugas berhasil menemukan 3,7 Ton daging yang dibekukan di lemari pendingin, tepatnya di belakang rumah pelaku.

Dalam konferensi pers yang diadakan di Makodam, Kepala Staf Kodam (Kasdam) I/Bukit Barisan, Brigjend Widagdo H Sukoco didampingi Kepala Penerangan Kodam I/BB, Letkol Inf Edi Hartono dan Komandan Detasemen POM, Kolonel Cpm Yusri Nuryanto memberikan keterangan dan meminta maaf kepada masayarakat karena kejadian yang meresahkan.

“Kasus ini sudah kita limpahkan kepada Poldasu dan Bea Cukai untuk dilakukan penyelidikan lebih dalam,” ujar Widagdo di Medan, (14/6/2016).

Terkait dengan keterlibatan anggotanya, Widagdo menegaskan akan melakukan penyelidikan, apabila benar Kopka TS memiliki keterlibatan maka akan diserahkan ke Denpom 1/5 Medan dan  diberhentikan dari kesatuan.

“Kalau benar anggota kita terlibat maka aturannya tegas, diberhentikan. Kita juga menginstruksikan agar mereka keluar dari Komplek asrama, tidak boleh ada praktik bisnis apalagi ilegal,” katanya.

Terkait dengan masalah daging yang mengandung penyakit karena mudah busuk, Brigjend Widagdo sudah menugaskan anggotanya dan berkoordinasi dengan P2 Kanwil DJBC Sumut untuk segera memusnahkan daging ilegal tersebut.

Dia mengimbau kepada masyarakat agar tidak sembarangan membeli daging di Pasar apalagi dengan harga murah.

“Kepada masyarakat agar lebih hati-hati lah, sebelum membeli daging perhatikan teksturnya. Kalau harganya jauh lebih murah dari yang lain perlu dicurigai dan ditanyakan asal daging itu,” pungkasnya. (Ded)

{loadposition media-right}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,045PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles