spot_img

Kader Demokrat Deklarasikan Ishak Mekki Jadi Cagub Sumsel Juli Mendatang

MENARAnews, Palembang (Sumsel) – Kader Partai Demokrat Sumsel, Chairul S Matdiah, akan mendeklarasikan sosok Wakil Gubernur Sumsel, Ishak Mekki, menjadi calon Gubernur Sumsel pada Pilkada tahun 2018 mendatang. Ishak Mekki yang juga merupakan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sumsel itu dijadwalkan bakal melangsungkan deklarasi pada Sabtu (2/7) mendatang meski memang waktu untuk pencalonan masih cukup lama.

“Kalau beliau sendiri (Ishak Mekki) belum mendeklarasikan diri secara resmi. Saya sebagai kader Demokrat saja yang akan aktif dan lebih dahulu mendeklarasikan diri Pak Ishak menjadi Calon Gubernur Sumsel pada Pilkada Sumsel periode mendatang. Dan beliau mungkin 2 Juli 2016 akan mendeklarasikan di salah satu rumah kader sebagai Cagub Sumsel,” ungkap Wakil Ketua I DPD Partai Demokrat Sumsel, Chairul S Matdiah, rabu (8/6).

Menurut Chairul, sebagai kader DPD Partai Demokrat dirinya terdorong bersama kader dan simpatisan untuk memajukan Ishak Mekki sebagai Cagub.

“Sebenarnya masih panjang, namun kita harus lebih siap. Deklarasi akan mengundang tim sukses dan yang simpati dengan Ishak Mekki. Sekaligus merayakan HUT ke-52 saya,” terang anggota DPRD Sumsel ini.

Wakil ketua DPRD Sumsel ini juga mengatakan, meskipun pesta demokrasi masih lama, 3 tahun lagi. Tapi sebagian kader sudah menginginkan untuk deklarasi. Tujuannya agar mudah bergerak dan melakukan sosialsasi.

“Sebenarnya masih panjang, tapi kader harus siap, Deklarasi nanti juga akan mengundang Timsus yang simpati dengam pak Ishak,” ungkapnya.

Mengenai partai politik, lanjutnya, Demokrat sudah memastikan akan memasang Pak Ishak sebagai Gubernur. Apalagi, partai yang didirikan Presiden ke 6, Susilo Bambang Yudhayono (SBY) itu, memiliki 11 kursi dinDPRD Sumsel.

“Artinya kita hanya butuh 2 kursi lagi untuk maju. Tapi kita tetap membuka dan menjalin koalisi ke partai lain, semakin banyak partai koalisi semakin baik,” paparnya.

Mengenai calon Wakil Gubernur yang akan mendampingi Ishak? Katanya, pak Ishak menegaskan tidak harus orang partai, karena politik dewasa ini lebih melihat figur.

“Yang jelas, wakil harus se-ide, se-iring, se-iya se-kata dan tidak menelikung. Harapannya, wakil nanti sama seperti pak Ishak dan pak Alex, sudah masuk 2 tahun tak ada riak-riak,” pungkasnya. (AD)

{loadposition media-right}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,050PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles