spot_img

Jangan Tebang Pilih Berantas Prostitusi

MENARAnews, Pangkalan Bun (Kalteng) – Pasca penutupan Lokalisasi di Simpang Kodok, Jl. Ahmad Yani km. 15, Kab. Kotawaringin Barat (Kobar), dukungan terus mengalir kepada Pemkab setempat agar  melanjutkan penutupan lokalisasi lainnya yang semakin hari semakin menjamur. Hal ini disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kobar Hj. Nurhidayah.

“Jangan hanya selesai di lokalisasi saja, tetapi juga harus berani menertibkan hotel dan barakan yang menjadi tempat prostitusi. Pemkab Kobar juga perlu memberikan solusi berupa pelatihan kepada para PSK, khususnya bagi PSK yang asli dari Kobar” sambungnya, Jum’at (10/6/2016) di ruang kerjanya.

Dukungan serupa juga diberikan Ketua KNPI Kobar Sayid Habib Nazar yang menilai penutupan lokalisasi di Kobar perlu dilakukan. Oleh karena itu, pihaknya akan turut serta membantu Pemkab. Kobar memberantas prostitusi.

“KNPI Kobar mendukung penuh dan siap diajak bersama-sama untuk menertibkan lokalisasi lainnya di Kobar. Perda Miras di Kobar tidak akan efektif jika lokasi-lokasi penjualannya (lokaslisasi) tidak ditutup”, katanya.

Sementara itu, bakal calon Bupati Kobar Eko Soemarno berharap agar penutupan lokalisasi di Kobar terus dilakukan.

“Kalo bisa penutupan dilakukan tidak hanya selama Bulan Ramadhan, tapi juga terus dilakukan di bulan-bulan selanjutnya agar Kobar benar-benar terbebas dari prostitusi” ucapnya.

Ia juga berharap Bupati setempat berani mengambil keputusan seperti Walikota Surabaya yang menutup Lokalisasi Dolly. (Rizky)

Editor : Raudhatul N.

{loadposition media-right}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,045PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles