ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Insiden Penembakan Massal di Orlando

MENARAnews, Raqqa – Kelompok militan ISIS mengklaim bertanggung jawab atas insiden penembakan massal di sebuah klub gay Orlando, Florida, Amerika Serikat yang menewaskan 50 orang. Klaim ini merupakan yang pertama kalinya bagi ISIS terkait serangan yang terjadi di Amerika Serikat

“Serangan bersenjata di sebuah klum malam gay di Orlando yang menewaskan 50 orang dilakukan oleh seorang pejuang ISIS,” kata kantor berita Amaq, seperti dilansir Daily Mail, Minggu (12/06/2014) waktu setempat.

 
Omar Mateen, pelaku serangan teror di klub Gay Florida yang menewaskan 50 orang. Ia pernah bekerja sebagai petugas keamanan di G4S Solution Secure pada tahun 2007

Seperti diberitakan sebelumnya, pelaku serangan mematikan itu dilakukan oleh seorang yang bernama Omar Mateen (29). Ia merupakan warga Amerikat Serikat yang berasal dari Fort Pierce, Florida. Pria yang juga merupakan keturunan Afghanistan ini lahir di New York pada tahun 1986.

Sebelum melancarkan serangan itu, Mateen sebenarnya telah berada dalam pengawasan otoritas keamanan AS. Ia telah diiterogasi dua kali oleh FBI, yaitu pada tahun 2014 dan 2015. Namun sayangnya, FBI tidak menemukan adanya keterkaitan antara Omar Mateen dengan ISIS.

Selain itu, Omar Mateen bahkan sempat menelpon 911 untuk menyatakan janji setianya terhadap ISIS sebelum melaksanakan aksi teror tersebut.

Tiga hari sebelum aksi teror tersebut, ISIS sebenarnya telah mengklaim akan menyerang Floriada. Namun klaim itu diragukan keasliannya. (ADF)

{loadposition media-right}

Comments
Loading...
error: Content is protected !!