http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Hama Kera Menyerang, Anang Punya Solusinya

MENARAnews, Kapuas (Kalteng) – Hama kera ekor panjang di Kabupaten Kapuas cukup meresahkan warga, khususnya di Desa Basarang, Kecamatan Basarang yang telah menghabiskan hasil perkebunan warga setempat.

“Hal ini merupakan dampak dari perluasan lahan sawit secara besar-besaran, yang dirugikan adalah tanaman kebun warga ya pisang, nangka, dan kali ini adalah rambutan.” Kata Anang, salah satu warga Desa Basarang.

Lebih lanjut Anang, untuk gangguan hama warig (kera ekor panjang). Dari tahun 2008 telah melakukan penangkapan, namun hasilnya tidak memuaskan. Warga setempat sempat meminta jebakan kera ekor panjang kepada Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, namun mereka menjawab desainnya saja tidak ada. Oleh karena itu, Anang berinisiatif merancang jebakan tersebut.

“Karena instansi tersebut tidak memliki contoh desain, nah saya bikin sendiri desain ini. Desain ini dibuat berdasarkan pengalaman, pernah dibuat dengan bahan plat, namun daintara 50 kera yang ada di atas jebakan, yang masuk hanyalah 5 kera saja. Yang lainnya hanya mutar-mutar saja di atas jebakan melihat temannya yang tidak bisa memanjat. Nah kalo desain ini kan kera bisa memanjat, jadi penangkapannya lebih banyak.” Papar penemu jebakan kera ekor panjang itu.

Kapolres Kapuas, AKBP Jukiman Situmorang sangat mengapresiasi penemuan dari Bapak Anang, karena penemuannya yang menangkap warig dengan ramah lingkungan, tidak menggunakan senjata api, racun, ataupun lainnya. Dengan perangkap seperti ini dapat secara efektif menangkap kera. Perangkap ini juga dapat dipromosikan sebagai solusi gangguan sejenis, seperti penangkapan orang hutan, apabila membunuh akan melanggar undang-undang perlindungan satwa.

“Penemuan ini harus dibawa ke Musrembang (Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan) sehingga pemkab kapuas dapat menyelesaikan ini denga profesional. Tanpa menggunakan cara melanggar Undang-Undang, apalagi melanggar UU Perlindungan Satwa, itu akan jadi dapat perhatian internasional.” Jelas mantan Kapolres Palangka Raya itu.

Jukiman menegaskan, langkah koordinasi dengan instansi terkait itu harus mutlak dilaksnakan, apalagi dalam hal ini Manggala, dari Pihak Pemerintah ada Bapak Camat Basarang, dan dari TNI ada Danramil, sehingga dari ini harus diselesaikan secara komprehensif.

“Pencarian solusi dari gangguan ini jangan sampai terjerat pada tindak pidana (melanggar Undang-Undang Perlindungan Satwa). Hal ini BKSDA sudah menyusun pelestarian dari hama kera ekor panjang ini ke habitat yang semestinya.” Pungkas Kapolres Kapuas. (ZEN)

 

Editor: Raudhatul N.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,117PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.