spot_img

Empat Kabupaten Ini Endemik DBD Setiap Tahun

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Pada musim penghujan, salah satu penyakit yang senantiasa menghantui masyarakat Kalteng adalah Demam Berdarah Dengue (DBD). Hampir setiap tahunnya angka penderita DPD semakin meningkat.

Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng menyampakan dari 14 kabupaten/kota yang ada di Kalteng, empat diantaranya endemik DBD. Kabupaten yang dimaksud adalah  Kapuas, Kota Palangka Raya, Kabupaten Kotawaringin Barat, dan Kabupaten Kotawaringin Timur.

“Kalau dilihat dari angka pertahunnya, untuk tahun 2016 ini memang mengalami penurunan, namun tiga daerah tersebut terlihat paling tinggi dibandingkan daerah lain,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng Suprastija Budi diwawancarai MENARAnews, Selasa (14/06/2016) kemarin di Palangka Raya.

Pihaknya mengaku, selama ini segala macam upaya telah dilakukan, bahkan sebelum diyatakan status Kejadian Luar Bisa (KLB) oleh Pemerintah Daerah seperti yang terjadi di Kabupaten Kapuas tahun lalu melalui sosialisasi ke masyarakat seperti kebersihan lingkungannya.

Lanjutnya, Pemerintah Daerah tentunya akan merasa kesulitan jika perilaku atau kesadaran masyarakat seperti dalam menjaga lingkungan sekitarnya masih terbilang rendah. Oleh sebab itu Dinas Kesehatan tidak henti-hentinya mensosialisasikan ke masyarakat bertapa pentingnya lingkungan yang bersih.

“Kita tetap menyadarkan masyarakat, makannya petugas-petugas Puskesmas di masing-masing daerah harus selalu keluar untuk penyuluhan tentang DBD. Makanya target kita s, satu keluarga satu Jumantik (Juru Pengamat Jentik, red), makanya kita didik anak-anak sekolah yang nantinya akan menjadi kader jumantik bagi keluarganya sendiri,” papar Budi menambahkan.

Dia menyangakan, upaya untuk melakukan Fogging atau pengasapan adalah suatu hal yang menurutnya terlambat. Setelah ada koban, ujarnya lebih dalam, baru dilakukan Fogging dan seharunya sudah diantisipasi sedini mungkin agar kasus DBD di daerah tidak mengalami peningkatan.

“Makanya saya besok (hari ini.red) dipanggil oleh Mentri Kesehatan untuk menyampaikan program Satu Anak Satu Jumantik dengan mengawali pembinaan terhadap anak didik. Kendalanya, kesehatan tidak berdiri sendiri, seperti bagaimana lingkungan, bagaimana air bersih dan lain sebagainya dan ini tentunya ada sinergitas dari lintas seltoral serta peran serta masyarakat yang paling penting,” ujar Sertija Budi menambahkan lebih dalam.

Berdasarkan data kasus DBD tahun 2016 di wilayah Kalteng sampai dengan sekarang tercatat, untuk Kabupaten Kapuas dari jumlah penduduk 360.508 untuk bulan Januari Penderita mencapai 130 orang dan Meninggal 3 orang, Februari Penderita 90 orang, Meninggal 1 orang, Maret Penderita 30 orang, meninggal 0, April Penderita 20 orang, meninggal 0, Mei dan Juni Penderita 0 Meninggal masih kosong.

Kota Palangka Raya dari jumlah penduduk 224.663 jiwa, data di bulan januari penderita 81 meninggal 2, februari penderita 39 meninggal 0, maret penderita 28 meninggal 0, april penderita 17 meninggal 0, mei dan juni masih kosong. Untuk Kabupaten Kotawaringin Timur, data dibulan januari penderita 22 meninggal 0, februari penderita 24 meninggal 1, maret penderita 28 meninggal 0, april penderita 17 meninggal 0, mei dan juni masih kosong.

Sedangkan untuk Kabupaten Kotawaringin barat di bulan januari penderita 115 meninggal 0, februari penderita 61 meninggal 0, maret penderita 25 meinggal 0, april penderita 16 meninggal 1, mei penderita 4 meninggal 0, juni masih kosong.

Sekedar menginformasikan, dari total dari 14 Kabupaten/Kota dengan jumlah penduduk mencapai 2.471.264, total kasus DBD di bulan januari 2016 mencapai 742 orang, dan meninggal 8 orang. Total kasus DBD Dibulan Februari 2016 jumlah penderita 340 orang dan meninggal 5 orang.

Total kasus DBD Dibulan maret 2016, penderita 111 dan meninggal 1. Total kasus DBD dibulan April 2016, penderita DBD 141, Meninggal 2, dan total kasus dibulan mei 2016, pendertia 25, dan meninggal 1.(Arliandie)

Editor : Raudhatul N.

{loadposition media-right}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,045PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles