spot_img

Bangunan Liar Yang Berdiri di Lahan RSUD Palembang Bari Akan DItertibkan

MENARAnews, Palembang (Sumsel) – terbengkalainya lahan milik RSUD Palembang Bari dimanfaatkan masyarakat untuk mendirikan rumah tinggal.

Camat Seberang Ulu I, Novran Hansya Kurniawan menyebutkan bahwa ada sebanyak 14 rumah yang didirikan di lahan milik RSUD Palembang Bari. Mereka bukan orang asli Palembang akan tetapi memang tidak memiliki tempat tinggal.

Beberapa penindakan telah dilakukan Pemerintah Kota Palembang untuk menertibkan bangunan liar di lahan milik pemkot.

“Kami telah memberikan surat peringatan terhadap masyarakat yang mendirikan bangunan liar di lahan RSUD Palembang Bari. Namun untuk mengantisipasi terjadinya gugatan oleh warga akan dilakukan crosscheck terlebih dahulu,” ujar Kasat Pol PP Palembang Tatang Dukareja usai menghadiri rapat kerja mengenai pembebasan lahan RSUD Palembang Bari di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Kota Palembang, Selasa (14/6).

Penertiban bangunan liar bukan hal mudah karena tempat tersebut digunakan sebagai tempat tinggal. Bahkan ada yang mengklaim kepemilikan lahan dan memiliki surat hak milik atas lahan tersebut. Untuk itu, Pemerintah Kota Palembang melalui Camat dan Satpol PP harus mengklarifikasi keabsahan kepemilikan lahan tersebut.

Lahan RSUD Palembang Bari tersebut pada awalnya memang akan digunakan untuk membangun akses jalan dua arah menuju RSUD. Namun pembangunan jalan tidak kunjung dilakukan oleh pihak rumah sakit sehingga lahan terbengkalai. Hal ini yang mendorong masyarakat untuk menggunakan lahan yang terbengkalai menjadi lokasi rumah meraka.

Sementara Sekretaris DPRD Kota Palembang. Syafran Syaropi meminta Sat Pol PP bersama dengan Camat menggunakan cara yang persuasif dalam melakukan pembebasan dari bangunan liar yang telah menjadi tempat tinggal masyarakat di sepanjang jalan poros menuju RSUD Palembang Bari.

“Pihak Sat Pol PP harus berhati-hati dalam melaksanakan tugasnya sehingga pembebasan lahan dapat bermanfaat bagi pemerintah Kota Palembang namun tidak mendiskriminasi masyarakat,” tutur Syafran. (AZ)

{loadposition media-right}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,039PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles