spot_img

Tim DVI Polda Sumut Minta Keluarga Cepat Serahkan Data Ante Mortem

MENARAnews, Medan (Sumut) – Wakil Ketua Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumut Kombes Pol dr. Farid Amansyah, SpPD meminta keluarga korban untuk bersabar menunggu hasil identifikasi korban bencana banjir bandang yang terjadi di bumi perkemahan Air Terjun Dwi Warna, Minggu (15/5/2016). 

Dia berharap, keluarga yang belum menyerahkan data korban agar segera datang ke Posko Ante Mortem di RS. Bhayangkara. 

“Kami minta seluruhnya bersabar karena proses identifikasi masih berlangsung. Kita membutuhkan data korban seperti sidik jari, rekam gigi dan data lainya,” katanya.

Data-data tersebut dibutuhkan untuk membantu proses identifikasi. Namun terdapat sedikit kesulitan dari tim DVI dalam melakukan investigasi. Karena data Ante Mortem yang diberikan keluarga masih ada yang belum lengkap. 

“Sampai saat ini kesulitannya adalah bahwa  data ante mortem yang dikirim keluarga belum bisa kita konfirmasi atau kita bandingkan dengan data data post mortem lainnya,” katanya 

Empat orang ahli forensik dilibatkan dalam identifikasi jenazah. “Ada empat orang ahli forensik  yang kita libatkan, baik dari FK USU, RS Adam Malik dan dari RS Pirngadi,” katanya.  

Sedangkan untuk tim DVI sendiri berjumlah 75 personil yang terbagi kedalam beberapa tim. Soal biaya identifikasi, Farid mengatakan, seluruhnya ditanggung oleh Polda Sumut. 

Beredar kabar tentang ada yang memungut biaya untuk identifikasi kepada keluarga korban. Mendengar hal itu, Farid yang juga menjabat sebagai Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Medan langsung menampiknya. Dia kembali mengatakan semua biaya ditanggung oleh Polda Sumut dan beberapa donatur. (yug)

{adselite}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,052PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles