Serangan Teroris Bukan Penyebab Jatuhnya Egypt Air

MENARAnews, Afrika – Beberapa pihak menduga bahwa jatuhnya pesawat EgyptAir dengan nomor penerbanga MS804 disebabkan oleh serangan teroris. Namun ternyata dugaan tersebut dimentahkan oleh otoritas penerbangan Perancis, yang menyebutkan bahwa sesaat sebelum hilang dari pantauan Air Traffic Control (ATC), pilot sempat melakukan panggilan darurat.

Panggilan darurat itu menyebutkan bahwa pilot melakukan pemberitahuan kepada ATC tentang kondisi terakhir di dalam pesawat sebelum jatuh. Pilot yang bernama Kapten Mohamed Said Shoukair (37) itu berkomunikasi dengan ATC bahwa ia berencana mengurangi ketinggian secara drastis. Hal ini disebabkan asap telah memenuhi pesawat.

Keterangan terkait panggilan darurat dari pilot tersebut sebenarnya sudah disampaikan oleh maskapai EgyptAir, namun pernyataan ini dibantah langsung oleh militer Mesir, sehingga menreka menarik kembali ucapannya

Televisi Perancis, M6 menyebutkan bahwa saat memutuskan untuk menurunkan pesawat dari ketinggian secara drastis, pilot berada dalam kondisi dilematis, pasalnya walaupun bertujuan agar api cepat padam dan asap yang memenuhi kabin hilang, hal itu juga dapat menimbulkan tekanan yang luar biasa terhadap pesawat sehingga sangat berbahaya bagi penumpang.

Indikasi yang menyebutkan bahwa pilot mengurangi ketinggian pesawat secara drastis sebenarnya telah disampaikan oleh Menteri Pertahanan Yunani, Pano Kammenos, yang menyebutkan bahwa pesawat turun tajam dari ketinggian 37 ribu kaki menjadi 15 ribu kaki, kemudian pesawat itu melakukan manuver 90 derajat ke timur dan berputar.

Penyebab timbulnya api dan asap di dalam pesawat menurut laporan yang terekspos ke publik disebabkan oleh kerusakan elektronik. (ADF)

{loadposition media-right}

Comments
Loading...
error: Content is protected !!