spot_img

Peringati Hari Kebangkitan Nasional, MP2MI Longmarcah Tiga Istana

MENARAnews, Kab. Cianjur (Jawa Barat) – Peringatan hari nasional biasanya indentik dengan kegiatan Upacara, pergelaran seni, dan perlombaan atau pertandinagn olahraga. Namun kali ini berbeda dari biasanya, mahasiswa yang tergabung dalam Musyawarah Para Pemimpin Mahasiswa Indonesia disingkat MP2MI, menggelar aksi longmarch tiga istana dari Istana Cipanas (Kab. Cianjur) menuju Istana Bogor (Kota Bogor) dan Finish di Istana Negara (DKI Jakarta).

Para pemimpin mahasiswa tersebut, berkumpul di depan hotel Palace Cipanas yang menjadi titik keberangkatan longmarch, serta membentangkan spanduk yang bertuliskan “ Nawacita solusi atau delusi kebangsaan” (21/05)

“Nawacita bukan hanya mimpi, Nawacita dapat terimplementasi dengan baik. Jika aksi anarkis yang selalu diliput, kita (MP2MI) tidak mengambil jalan itu (aksi anarkis), kita memilih jalan kaki dari Istana Cipanas menuju Istana Bogor lalu ke Jakarta.” Ungkap  Hasanudin, Koordinator Nasional MP2MI, dalam wawancaranya.

Sebelumnya, MP2MI telah menggelar kegiatan Sarasehan dan Musyawarah yang menghasilkan rekomendasi Musyawarah Para Pemimpin Mahasiswa Indonesia yang disebut dengan Piagam 3 Istana Negara, berisi antara lain :

  • Pemerintah masih perlu menata ulang kemanan luar dan dalam negri serta penegakan kedaulatan negara.
  • Aparat sipil negara harus pro aktif dalam melayani masyarakat, di bantu dengan singkronisasi kemajuan teknologi.
  • Mempertanyakan langkah langkah Ril terkait sistem kepartaian Pemilu dan lembaga keterwakilan.
  • Perkuat lambaga penegakan hukum tampa unsur politisasi.
  • Percepat Lan Reformasi dan program kepemilikan tanah seluas 9 Ha yang tepat sasaran.
  • Meningkatkan produktifitas rakyat dengan menegaskan diri sebagai negara agraris dan maritim terutama untuk kebutuhan pangan Nasional.
  • Nasionalisasi aset di sektor sektor strategi Ekonomi domestik dan kembalikan kemandirian ekonomi kerakyatan.

MP2MI berharap melalui Aksi longmarch  tiga istana, walaupun tidak melakukan dialog dengan pemerintah, suara Mahasiswa MP2MI dapat didengar dan terimplementasikan. Dalam perjalan menuju Istana Bogor, MP2MI mendapat kawalan oleh sejumlah petugas kepolisian. (O.Raymond)

{loadposition media-right}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,052PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles