Laskar Merah Putih Mulai Rapat Kerja Nasional

MENARAnews, Medan (Sumut) – Organisasi Masyarakat Laskar Merah Putih (LMP) menggelar Rapat Kerja Nasional tahun 2016 dan Sumatera Utara khususnya Kota Medan menjadi tuan rumah, Jumat malam (27/5/2016) di Medan International Convention Centre.

Dalam Rakernas tersebut juga diadakan Dialog Bela Negara yang bertemakan ‘Mengembalikan Peran Ormas Sebagai ditengah-tengah Masyarakat dan Negara Untuk Mencegah Radikalisme dan Terorisme’.

Tampak hadir Gubernur Sumatera Utara, Erry Nuradi mengenakan seragam LMP dan memberikan sambutan. Dalam Sambutannya Erry mengatakan LMP sebagai salah satu ormas terdepan di Indonesia harus menjadi contoh bagi ormas-ormas lainnya.

“Peran Ormas ditengah-tengah masyarakat harus dikembalikan citranya dalam menghadapi penyakit sosial seperti bahaya narkoba.. Laskar Merah Putih juga harus siap menjadi garda terdepan dalam mempertahankan NKRI dari paham radikalisme dan pengaruh terorisme,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua Umum LMP H. Adek Erfil Manurung menegaskan kepada ribuan anggota LMP yang hadir dari 20 provinsi di Indonesia bahwa LMP tetap konsisten dalam garis perjuangannya untuk mempertahankan keutuhan NKRI dan Pancasila sebagai ideologi berbangsa dan bernegara.

Erfil juga menyampaikan LMP merupakan wadah bagi masyarakat dan aktivis organisasi untuk bersama-sama berjuang melawan ketidakadilan.

“Belakangan ini kita dengar dan lihat bersama, Komunis mulai muncul kembali ke permukaan lewat berbagai media, baik poster dan media sosial. LMP dengan tegas menyatakan akan melawan komunisme yang mencoba merusak ideologi bangsa ini,” tegasnya.

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Dewan Pembina  Jenderal (Purn) Joko Santoso yang juga nantinya akan menjadi narasumber dalam dialog bela negara..Selanjutnya secara simbolik, acara dibuka dengan memukul Gondrang Sembilan.

Rakernas LMP ini akan berlangsung hingga Minggu, 29 Mei 2016 dan diisi dengan dialog bela negara. Ini merupakan pertama sekali LMP menjadi tuan rumah Rakernas pada sebelumnya pernah ingin diadakan di Bandung tetapi batal karena ada petinggi LMP yang meninggal dunia. (Ded)

{loadposition media-right}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,034PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles