http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Kapolda: Ada PKI di Palembang, Tertangkap Hukum Mati

MENARAnews, Palembang (Sumsel) – Kapolda Sumsel Irjend Pol Joko Prastowo, Kamis (12/5) membenarkan temuan stiker bergambar palu dan arit yang terpasang di tiang-tiang listrik di sejumlah jalan di Kota Palembang.

Kapolda menegaskan, jika stiker tersebut adalah lambang PKI. Dengan ditemukannya lambang tersebut maka di Palembang ada PKI.

“Bukatinya stiker itu ada di Palembang, di Jalan Ahmad Yani, Sebarang Ulu II. Oleh karena itu PKI ada di Palembang. Saat ini masih kita cari masih kita selidiki orang-orangnya,” katanya.

Menurut Kapolda, berdasarkan ketetapan MPR dan UU, tidak diperbolehkan membuat lambag-lambang palu, jika ada itu namanya melanggar. Apabila tertangkap maka pidananya yakni hukuman mati.

“Jika terungkap mati hukumannya, mereka ini mau coba-coba dengan kita (Polri), akan kita cari. Jika nanti terungkap akan panjang karena, yang memasang stiker, yang mencetaknya hingga yang membiayai pemasangan dan pencetakan semuanya akan kita tangkap dan proses hukum lihat saja nanti,” tegas kapolda.

Diketahui, stiker-stiker bergambar palu dan arit yang indentik dengan logo PKI ditemukan di tiang listrik, gardu listrik dan sejumlah jalan di Kota Palembang.

Diantaranya, di tiang listrik depan Lorong Family, di gardu listrik depan Pempek Akiun, tiang listrik disamping Puskesmas Plaju Ulu, di depan Lorong Hoktong.

Kemudian, di wilayah Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang, di Jalan DI Panjaitan, Jalan Ahmad Yani, di Halte Patra Jaya B depan Lorong Pegagan, Gapura Gaya Baru, di  Jalan Jaya, kawasan Tangga Takat Jalan Ahmad Yani, kawasan 13 ilir dan kawasan Bom Baru Kecamatan IT II Palembang.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI, Edhy Prabowo meminta pihak aparat mencari tahu pelaku yang melakukannya serta meminta masyarakat tetap tenang dan tidak gampang terprovokasi dengan bermunculannya stiker tersebut. Dirinya juga dengan tegas mengatakan jika organisasi PKI merupakan organiasi terlarang sesuai Tap MPR. Untuk itulah ia meminta aparat mencari siapa yang bertanggung jawab atas pemasangan stiker tersebut.

“Ini sudah merupakan bahaya laten. Ini ancaman yang tak terlihat bagi kita. Namun demikian masyarakat harus tetap sejuk, tenang dan tidak mudah terprovokasi. Kami minta aparat mencari tahu terkait siapa yang memasang stiker itu”, tegasnya usai sosialiasi empat pilar kebangsaan di SMAN 6 Palembang, Kamis (12/5).

Menurut dia juga, jika pelaku penyebar lambang tersebut kata dia diduga mencoba  mencari perhatian dan mengukur sejauh mana kewaspadaan bangsa.

“Saya pikir salah satu ancaman, sudah jelas dilarang coba muncul lagi. Ini mencoba mengukur kewaspadaan kita,” terang dia.

Untuk itulah pentingnya wawawsan kebangsaan dan sosialisasi empat pilar (Pancasila, UUD, Bhineka Tunggal Ika, NKRI) yang harus terus disosialisasikan kepada generasi penerus bangsa. (SI)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,134PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.