http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Ditanya Alasan Membunuh Dosennya, Roymardo Menangis

MENARAnews, Medan (Sumut) – Pelaku pembunuhan sadis Dosen FKIP UMSU, Roymardo Sah Siregar hanya mampu tertunduk dan menangis ketika ditanyai alasan membunuh dosennya sendiri. Dengan wajah lebam akibat dihakimi massa saat evakuasi dari kampus, mahasiswa semester VI yang baru saja dipecat ini tertunduk lesu dan mengeluarkan air mata saat pres rilis yang digelar Polresta Medan di Jalan H.M Said, Medan, Selasa (3/5/2016). 

Awak media yang hadir terus menanyainya seputar kejadian sadis itu. Namun tetap saja Roymardo terdiam dan enggan untuk buka mulut sampai dibawa petugas kembali ke Gedung Reserse Kriminal Polresta Medan. 

Sementara itu, Kepolisian Resort Kota Medan terus melengkapi bekas penyelidikan kasus pembunuhan sadis ini. Petugas telah mengumpulkan informasi dari sejumlah saksi.

Saksi yang telah diperiksa antara lain adalah :

  1. M Iqbal Fathani (Anak kandung korban);
  2. Andiko Susilo (Satpam kampus yang mengangkat/menggotong korban dan membawanya ke rumah sakit);
  3. Ahmad Safii (Mahasiswa yang duduk di kantin Fakultas Ekonomi UMSU dan mendengar korban menjerit);
  4. Syarif (Pengawas gedung Fakultas Ekonomi UMSU, saksi yang mendengar jeritan korban dan mendobrak pintu pintu kamar mandi FKIP UMSU);
  5. Irman Zebua (Satpam kampus yang membantu  mengangkat korban).

Diberitakan sebelumnya, Roymardo menghabisi nyawa dosennya di toilet gedung FKIP UMSU, Jalan Mukhtar Basri, Medan, Senin (2/5/2016) sore. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, nyawa Nur’ain Lubis tak dapat tertolong. 

Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto menjelaskan, Pelaku menghabisi nyawa korban lantaran dendam. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku sering dimarahi dan diancam tak diluluskan karena tersangka sering tak membawa buku dan memakai kaos saat perkuliahan yang dibimbing Nur’ain.

“Dari hasil pemeriksaan sejak tadi malam terhadap tersangka Roy, ini diketahui, motifnya adalah dendam terhadap korban,” ujar Mardiaz.

Nur’ain Lubis juga merupakan salah seorang dosen pembimbing pada Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).

“Tersangka diancam akan diberikan nilai jelek atau tidak diluluskan jika tidak mengubah perilakunya,” jelas Mardiaz.

Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 340 Subsider 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman seumur hidup atau hukuman mati. (yug)

{adselite}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,749PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.