spot_img

Banjir Bandang Sibolangit, RS Bhayangkara Dipadati Keluarga Korban

MENARAnews, Medan (Sumut) – Keluarga korban bencana banjir bandang yang memakan banyak korban jiwa di sibolangit memadati RS Bhayangkara, Jalan Wahid Hasyim, Medan, Selasa (17/5/2016). Tak hanya keluarga, rekan rekan korban juga hadir untuk menunggu hasil identifikasi tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumut.

Kepadatan terlihat di beberapa titik di RS Bhayangkara. Di Posko Ante Mortem, beberapa keluarga dan rekan korban, tampak membuat laporan keluarganya yang hilang. Sedangkan di  868  Post Mortem, keluarga dan rekan sedang menunggu tim DVI melakukan Identifikasi.  Isak tangis pun tak tertahan dari beberapa keluarga. Mereka tak menyangka harus kehilangan anggota keluarganya yang berangkat ke Air Terjun Dwi Warna di kawasan bumi perkemahan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.

Seperti yang dirasakan Putri teman Dwi Astuti Ningsih yang menjadi korban ganasnya arus Air Terjun Dwi Warna. Dia tak pernah menyangka harus kehilangan teman sekelasnya. 

Pertemuan terakhir Putri dengan Dwi saat perkuliahan di hari kamis. Putri tak memiliki firasat apapun sebelum kepergian Dwi. “Biasa ajah gak ada firasat apapun, sedih lah bang, apa lagi dia bendahara kami,” ujar putri saat ditemui di posko Post Mortem. 

Sementara itu, tim DVI Polda Sumut telah merilis identitas enam dari 16 jenazah yang sudah masuk di RS Bhayangkara. Antara lain, Muhammad Riyanto Pandi (25) Pemandu Wisata, Rafki (22), M. gusti Dwi Prasetyo (21), Muhammad Iqbal (21), Rizki Ayu Zahra Nasution (18), Dwi Hastuti Ningsih (20). 

Hingga kini tim DVI Polda Sumut masih melakukan identifikasi terhadap korban lainnya. Tim DVI masih mengumpulkan data-data terkait identitas korban. Bagi keluarga korban yang belum melapor ke Pos Ante Mortem, agar bisa secepatnya datang ke RS Bhayangkara. (Yug)

{adselite}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,045PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles