spot_img

Anggaran Terbatas, Infrastruktur Jalan Kota Ngantre

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Pembangunan infrastruktur terutama jalan dan jembatan di Kota Palangka Raya saat ini, belum sepenuhnya berjalan dengan baik. Faktor anggaran menjadi alasan utama hingga membuat rencana pembangunan infrastruktur tersebut, menjadi terkendala.

Kepala Dinas Bina Marga Kota Palangka Raya. Harry. M, mengatakan kita memang mengakui masih banyak infrastruktur yang belum sepenuhnya baik, namun hal tersebut mendapat kendala anggaran yang harus bergantian atau antre.

“Jangankan di daerah pelosok, di dalam Kota Palangka Raya itu sendiri, masih banyak infrastruktur jalan, utamanya menuju pemukiman masyarakat, belum tersentuh dengan baik. Penyebabnya, anggaran yang terbatas,” ungkap Kepala Dinas Bina Marga Kota Palangka Raya. Harry. M, Rabu (4/5/2016).

Yang disesalkan kata Harry, banyak jalan yang semestinya sudah menjadi target, namun harus urung dibangun menjadi jalan  yang diharapkan, sebab harus menunggu giliran menunggu anggaran siap.

“Ya, contoh kecilnya, jalan yang seharusnya sudah dibangun sejak lama, tapi kenyataan sulit diwujudkan, seperti di kawasan Jalan Menteng, G Obos, maupun kawasan lainnya.Ini sesungguhnya lama diprogramkan, tapi, lagi-lagi harus terbentur dengan pengurangan  anggaran, seperti dari dana alokasi umum (DAU),”ujar Harry.

Dilanjutkan Harry, meskipun dirinya tidak bisa merinci seberapa banyak jalan dalam kota yang belum dibangun insfrastrukturnya, yang pasti kata dia, banyak kawasan dalam kota yang masih belum tersentuh kegiatan pembangunan jalan tersebut.

“Tetapi, walaupun begitu pemerintah kota (pemko) terus berupaya meningkatkan anggaran untuk jalan. Terutama memasuki ditahun anggaran 2017 mendatang . Semoga saja, ada perkembangan dalam hal perbesaran anggaran untuk infrastruktur jalan,”tandas Harry.

Disadari kata dia,  jaringan jalan merupakan  akses untuk mendukung sektor prioritas, dalam konteks konektivitas. Jalan  berperan sebagai pendorong percepatan pembangunan semua sektor, disetiap kawasan penduduk.

“Yang pasti, dalam membangun infrastruktur jalan, maka  yang dibutuhkan adalah skala konektivitas yang mampu memenuhi dan  melayani semua sektor prioritas kehidupan masyarakat.Untuk Kota Cantik ini, tentu akan diupayakan oleh pemerintah, agar  terpenuhi jalan-jalan menuju sentra kehidupan masyarakat”,pungkasnya. (Agus Fataroni)

Editor : Raudhatul N.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,045PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles