spot_img

Proyek Tower Jaringan Seluler Akhirnya Dihentikan

MENARAnews, Sampit (Kalteng) – Proyek pembangunan tower di Jalan Mangga I RT 32 RW 5, Kelurahan MB Hilir, Kecamatan MB Ketapang, Kotim akhirnya dihentikan sementara atas permintaan pihak Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu Kabupaten Kotim. Setelah sejumlah warga yang melakukan protes ke lokasi pembangunan tersebut, Rabu (13/04/2016).

Rodi Kepala Seksi (Kasi) Perijinan Tertentu dari Kantor Perijinan menyebut proyek itu nanti secara internal akan kembali mereka rapatkan.”Kebetulan pimpinan kita sedang di luar kota jadi saya hanya bisa memberikan penjelasan sesuai kapasitas saya saja, yang jelas untuk sementara pembangunannya kita hentikan dulu,” katanya saat di lokasi.

Setelah rapat internal mereka berencana akan memanggil pihak yang mengerjakan proyek tersebut, warga yang sepakat, warga yang menolak serta aparatur RT, Kelurahan dan Kecamatan setempat.

Dikatakan Rodi pembangunan tersebut sudah ada Ijin Mendirikan Bangunannya (IMB), namun saat ditanya mengapa saat ini masih ada warga yang protes dan bahkan mereka yang berbatasan langsung dengan proyek itu, ada yang tidak tanda tangan, menurutnya yang mengecek hal tersebut bukan ranah mereka.

Karena sebelumnya menurut dia ada rekomendasri dari pihak Kecamatan melalui Kelurahan setempat bahwa proyek tersebut sudah disepakati warga sekitar.”Kalau orang mengajukan kita tidak bisa menolak, kita juga sudah rapat ketika itu hadir RT, Kelurahan dan Kecamatan, dan kita turun ke lapangan mengecek lokasinya, nah setelah itu baru IMB kita terbitkan,” cetusnya.

Namun saat itu menurut Rodi ketika mereka turun ke lapangan tugas mereka hanya mengecek obyeknya saja tanpa mengecek ulang persetujuan warga sekitar sebagaimana yang diajukan oleh pihak kelurahan.

Sementara itu yang sangat disayangkan oleh Darmansyah kuasa hukum dari pihak warga yang keberatan menyatakan kalau selama ini warga tidak diberikan sosialisasi sehingga akhirnya berujung pada penolakan.

“Coba kalau semuanya disosialisasikan saya rasa tidak sampai seperti ini, buktinya pemilik rumah yang di depan ini yang hanya dibatasi oleh Jalan dengan proyek ini mengaku tidak pernah disosialisasikan,” cetusnya.

Warga menurutnya hanya diajukan surat dan diminta untuk tanda tangan tanpa menjelaskan secara detail bagaimana maksud dan tujuan serta dampak dari proyek tersebut.

Sehingga menurutnya kini banyak warga yang mulai mencabut rekomendasi mereka pada awalnya yang menyatakan setuju. Dari itu mereka meminta pihak perijinan nanti untuk bisa segera menyelesaikan masalah ini, dan meninjau kembali perijinannya.

“Hadirkan semua pihak nantinya, dan cari jalan keluar yang baik seperti apa,” tegas Darmansyah.

Mereka juga sepakat proyek itu untuk sementara dihentikan. Bahkan papan IMB yang sebelumnya tidak pernah terpasang kemarin sudah dipasang dengan menggunakan papan triplek yang ditulis tangan oleh pihak yang mengerjakan proyek itu, akan tetapi tak terlihat tukang yang mengerjakan seperti biasanya.

Sementara itu salah satu tokoh warga sekitar Rudy sangat menyesalkan sikap pihak RT, Kelurahan hingga Kecamatan yang tak berani hadir di lokasi itu kemarin. Bahkan mereka ingin mempertanyakan apada dasar pihak kelurahan saat itu berani memberikan rekomendasi sementara masih banyak warga yang belum sepakat.

“Kita sangat menyayangkan itu, harusnya pihak Kecamatan, Kelurahan dan RT tidak bisa seenaknya seperti itu, pastikan benar-benar apakah warga sudah setuju semua atau tidak,” ungkapnya.

“Kalau ditanya mengapa kami baru protes sekarang ya memang sebelumnya kami memang tidak tahu, terkejut setelah tiba-tiba ada dikerjakan. Ya karena dari awal memang tidak ada sosialisasi,” cetusnya.

Aksi warga kemarin juga dijaga secara ketat oleh aparat dari Polres Kotim dan Polsek setempat, sementara seorang perempuan yang mengaku sebagai pemilik tanah pembangunan proyek itu mengklaim warga sekitar sudah menyepakati dengan proyek tersebut.

“Nah ini silahkan baca dan banyak yang tidak setuju seperti apa ini,” tanya warga lainnya, prempuan itupun terdiam dan mengaku akan kembali mengecek ulang nantinya. (Kontributor)

Editor : HIdayat

{adselite}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,041PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles