spot_img

Polisi Ungkap Penyelundupan Senjata Api dan Ribuan Peluru Ke Jambi

MENARAnews, Palembang (Sumsel) – Aparat kepolisian Satreskrim Polresta Palembang berhasil mengungkap kasus kepemilikan serta penjualan senjata api dan ribuan peluru illegal.

Adapun barang bukti yang diamankan polisi dari kasus ini yakni, dua pucuk senjata api jenis FN, 50 butir peluru laras panjang dan 3.850 butir peluru kaliber 9 mm.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Tjahyono Prawoto didampingi Kasat Reskrim Kompol Marully Pardade, Selasa (25/4) mengatakan, senjata api dan ribuan peluru tersebut diamankan Minggu (24/4) pukul 09.00 WIB di kediaman tersangka Bambang Sugiharto (Purnawirawan Polri) di Jalan Rawa Lorong Mas Indah No 300 Rt 22 Kelurahan  Kebun Handil Kecamatan Jelutung Kota Jambi.

Dilanjutkannya, kronologis terungkapnya kasus ini setelah sebelumnya polisi Polresta Palembang, Jumat (22/4) pukul 12.45 WIB di Jalan Sultan Syahrir tepatnya di bengkel mobil Aman, Kelurahan 5 Ilir Kecamatan Ilir Timur  II Palembang telah ditemukan dua kardus berisi dua pucuk senpi jenis FN dan peluru.

“Adapun rincian peluru yang awalnya ditemykan yakni, peluru jenis kaliber 9 x 19 mm sebanyak 49 kotak, kaliber 7,62 x 45 mm sebanyak 20 kotak, kaliber 30 mm sebanyak 19 kotak, kaliber 7,62 mm sebanyak 50 butir, dua buah magazine jenis FN, satu buah magazine jenis karabin,” katanya.

Dijelaskannya, sebelum paket tersebut datang ke bengkel Aman awalnya pihak bengkel memesan onderdil mobil di Jakarta. Lalu, onderdil yang dipersan dikirim kan paket oleh pihak Jakarta melalui PO bus Laju Prima.

Kemudian pihak bengkel ditelpon pihak PO bus untuk memberitahukan jika ada paket, hingga paket tersebut akhrinya diantarkan oleh PO bus Laju Prima ke bengkel.

“Setiba di bengkel, paket diterima oleh pihak bengkel. Namun karena sibuk hingga paket itu belum dibuka dan hanya diletakan di depan kantor bengkel. Kemudian setelah dicek ada dua paket kardus tanpa nama, karena curiga tidak ada nama pengirim dan alamat tujuan, pihak bengkel langsung menghubungi Polsek Ilir Timur II, setelah diperiksa dalam paket kardus terdapat dua pucuk senpi berikut amunisi,” jelasnya.

Dari temuan itu, lanjutnya, dilakukan pengembangan oleh tim khusus yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede dan Kasat Intelkam Polresta Palembang Kompol Budi Santoso, lalu polisi mengirimkan kembali paket tersebut (control delivery) ke Kota Jambi via Loket PO Laju Prima.

Setiba di Jambi, tersangka Bambang Sugiharto mengambil paket tersebut tempatnya di loket Laju Prima Jambi hingga Bambang langsung diamankan dan petugas langsung melakukan dan penggeledahan dirumah Bambang.

“Pada saat kita melakukan penggeledahan dirumah tersebut, ditemukan kembali barang bukti berupa: peluru 7.62 x 51 MM (308) : 50 Kotak sebanyak 20 butir MU2-TJS, peluru pindad 5.56 x 45 MM sebanyak 20 Kotak dan 20 MU4-TJn, peluru kaliber ukuran 9 x 21 MM sebanya 9 kotak dengan isi 50 butir peluru merk Fiocchi, dua unit Teleskop laras panjang, satu buah Grendel Mosser, satu buah magazen senjata GV, satu kotak peluru senapan angin kaliber 4,5 MM, satu butir peluru 12 GA, delapan butir peluru gas, satu buah pejera depan senpi laras panjang,” paparnya.

Jadi terungkapnya kasus ini, katanya,  dari ditemukan paket di bengkel Aman di Palembang. Setelah diselidiki paket itu tujuannya kepada tersangka
Bambang Sugiharto (65) di Jambi.

“Tersangka Bambang merupakan pensiunan Polri (AKBP). Hingga akhirnya Bambang dan barang bukti berhasil kita amankan di Polresta Palembang, kini kasusnya masih dilakukan pengembangan untuk mengungkap dari mana senjata api dan ribuan peluru tersebut berasal,” tutupnya. (SI)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,050PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles