KODIM 1608 Bima Gelar Komsos Tingkatkan Produksi Pertanian

MENARAnews, Bima (NTB) – Berupaya meningkatkan produksi pertanian di wilayah Bima, Kodim 1608 Bima menggelar Komunikasi Sosial bersama Komponen Masyarakat di wilayah Bima, Senin (11/4) di Aula Makodim Bima. Dalam kegiatan tersebut, Kodim 1608 Bima mendorong optimalisasi SERGAP (Serap Gabah Petani) yang sebelumnya mengalami sejumlah kendala.

“Adanya tuntutan pemenuhan stok gabah dan beras cadangan Nasional sampai dengan 21 Mei 2016 sejumlah 4 juta ton, seluruh pihak bersama TNI harus bekerja bersama memasimalkan SERGAP,” ungkap Dandim 1608 Bima Letkol Inf Adi Nugaraha dalam paparanya.

Diakuinya bahwa selama ini ada beberapa habatan dalam melaksanakan SERGAP langsung di sawah yang dihadapi oleh para Dandim. Belum adanya pemetaan wilayah yang akan panen oleh Danramil dan Babinsa. Kemudian keberadaan tengkulak yang langsung membeli gabah kepada petani.

“Sebagian petani juga tidak menjual hasil panen namun untuk memenuhi kebutuhan pribadi, belum lagi daya beli bulog yang rendah,” katanya

Dengan adanya sejumlah kendala tersebut pihaknya merumuskan 5 langkah efektif. Diantaranya melaksanakan rakor bersama stake holder atau instansi terkait. Kemudian melaksanakan pembahasan hal penting seperti penentuan lokasi sawah, meningkatkan komunikasi dengan pemilik gabah sebelum pelaksanaan SERGAP.

Petugas Bulog juga harus datang ke sawah untuk melaksankan transaksi dengan petani.Rencana pendirian posko di Gudang Bulog dan pengaturan piket pengawasan alur produksi juga akan dibahas.

Langkah ketiga, pihaknya akan melibatkan Media/wartawan untuk meliput langsung transaksi antara Tim, Satker Bulog dengan pemilik Gabah Kering panen. Selanjutnya akan didirikan Posko di gudang Bulog yang bertugas mencatat setiap beras yang masuk dan di tolak serta apa alasannya ditolak termasuk untuk mengambil gambar (blanko penolakan telah disiapkan).

“Yang terakhir dirinya berupaya aksi SERGAP langsung di sawah dilaksanakan secara terus menerus termasuk hari Sabtu dan Minggu,” jelasnya.

Dalam kegiatan itu pun disimpulkan bahwa dengan Metode SERGAP gabah kering Panen langsung di sawah maka penyerapan gabah/beras lebih maksimal. Tetapi kerjasama yang erat antara Tim, Satgas Bulog dengan Kodim dan Distan menjadi hal mutlak untuk mempercepat proses pemenuhan target. Selain itu, perlunya kesadaran petani untuk mau menjual hasil panen ke bulog sebagai cadangan pangan nasional. (sw)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,031PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles