20 Kuota Hak Paten Untuk UMKM Palangka Raya

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) Keinginan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang di Kota Palangka Raya, untuk mengantongi kepemilikan hak paten terhadap usaha produktifnya, secara perlahan mulai terjawab.

Pasalnya, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Palangka Raya, bakal memberi jatah sebanyak 20 UMKM untuk mendapat fasilitas kepemilikan hak paten dari lembaga khusus .

Kepala Diskoperindag Kota Palangka Raya Sahdin Hasan menjelaskan untuk tahap pertama, setidaknya ada 20 kuota hak paten yang disediakan  bagi UMKM. Tapi, tidak putus sampai disitu upaya memperjuangakan hak kepemilikan ataupun legalitas tersebut akan tetap di perjuangan oleh Pemko Plangka Raya, sehingga UMKM-UMKM yang potensial dalam membangun usaha ekonomi produktif akan  semua terpenuhi kepemilikian hak patennya.

“Ya, memang seluruh pelaku UMKM bisa mengajukan persyaratan. Namun, Diskoperindag berhak memilah atau  member penilaian kepada UMKM yang dianggap layak,”tandasnya ketika diwawancara, Kamis (07/04/2016).

Ada sejumlah criteria ataupun syarat-syarat tertentu bagi UMKM yang dianggap layak untuk memperoleh kepemilikian hak paten, terutama UMKM yang beorientasi secara berkelanjutan dengan hasil industri usahanya.

Contohnya, produk yang dihasilkan sudah banyak dijual dipasaran, disamping itu bagaimana prosefek ataupun daya saingnya dipasaran.

“Kalau sejumlah kriteria penting itu tidak dapat dipenuhi maka, UMKM tersebut bukan menjadi priorotas untuk mendapat jatah hak paten. Ya,, setidaknya UMKM yang belum mendapat jatah, kedepannya harus mengupayakan lagi ekonomi produktifnya, sekaligus mengatasi kelemahan ataupun kendala-kendala yang dihadapi selama ini,”ucap Sahdin.

Ditambahkannya, minat dari pelaku UMKM di kota Palangka Raya untuk mendapatkan kepemilikian hak paten sangat tinggi tidak sebanding dengan kuota yang disediakan.

Kendati demikian tahapan selanjutnya, akan terus di upayakan Diskoperindag , terutama untuk melakukan penambahan   kuota.

“Selama ini maksud pemerintah sangat baik, dengan adanya hak paten maka UMKM akan terlindungi dan terus dapat berkemban. Karena itu sisi-sisi kreatifitas UMKM sangat dituntut , terutama kesinambungan usaha yang benar-benar dapat menghasilkan suatu produk hak cipta dan dapat menjadi salah satu kekuatan dalam mendukung perekonomian suatau daerah,”pungkasnya. (Agus Fataroni)

Editor : HIdayat

{adselite}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,031PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles