spot_img

Uang Poin Dipotong, Gojek Palembang “Murka”

MENARAnews, Palembang (Sumsel) – Ratusan Gojek di Kota Palembang, KEMARIN (11/3) “‘murka'” (marah) lantaran uang poin dari penghasilan mereka menarik penumpang, dilakukan pemotongan oleh perusahaanya.

Akibatnya para Gojek sambil membawa spanduk bertuliskan ‘Tolak Lolojek’ mendatangi kantor Gojek Palembang di Jalan Jendral Basuki Rahmat Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning.

Mereka meMprotes kebijakan perusahaan yang telah memotong poin hingga berdampak mengurangi penghasilan para Gojek.

Een, salah satu Gojek mengatakan, pemotongan poin baru dilakukan perusahaan hari itu. Dari itulah dirinya bersama rekan-rekannya sesama Gojek menggelar aksi demo.

“Awalnya poin kami dari menarik jasa penumpang dan jasa mengantar barang yang ada diaplikasi Gojek, setiap 5 poinnya kami dibayar perusahaan Rp 50 ribu. Tapi, mulai hari ini perusahaan memotong uang serta meningkatkan angka poin. Dimana kebijakaan perusahaan saat ini setiapĀ  8 poin kami hanya menerima Rp 20 ribu,” terangnya.

Masih ditambahkan Een, dengan adanya pemotongan uang poin dan kenaikan angka poin tersebut, tentunya membuat penghasilan para Gojek di Kota Palembang menjadi berkurang.

“Sebelum dipotong dalam satu hari kami bias memperoleh 10 poin hingga 20 poin dengan nominal sekitar Rp 200 ribu perhari. Tapi dengan adanya pemotongan poin ini membuat penghasilan kami berkurang, dari itulah kami melakukan aksi ini di Kantor Gojek. Kami menuntut agar perusahaan mengembalikan poin seperti semula,” tegasnya.

Usai melakukan aksi ratusan Gojek ini langsung diarahkan perusahaan ke dalam gedung kantor untuk melakukan pertemuan secara tertutup.

Bahkan sejumlah wartawan tidak dapat meliput pertemuan itu lantaran dihalang-halangi oleh petugas keamanan di kantor tersebut.

Juanda Saputra Satpam Kantor Gojek Palembang mengungkapkan, jika para gojek tersebut tidak melakukan aksi demo, melainkan GojekĀ  hanya membahasa permasalahan secara kekeluargaan bersama pimpinan dan staf di dalam kantor perusahaan.

“Maaf ya, pimpinan dan staf kantor tidak bisa ditemui. Ini bukan demo tapi hanya membicarakan secara kekeluargaan dan musyawarah saja,” tutupnya.

Sesuai melakukan aksi, arus lalulintas di lokasi sempat terjadi kemacetan. Hal ini dikarenakan, kendaraan ratusan para Gojek ini keluar dari halaman parkir kantor mereka.

Bukan hanya melakukan aksi demo, para Gojek ini juga melakukan kompoi kendaraan sebagai bentuk protes pemotongan uang poin yang dilakukan perusahaan mereka. (SI)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,045PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles