spot_img

KAAP : Pemerintah Pusat Tidak Serius Membangun Papua

 

MENARAnews, Jayapura (Papua) – Koalisi Anak Adat Papua (KAAP) menolak dengan tegas kedatangan MenkoPulhukam di Papua.

“Kami dari koalisi anak adat papua menolak dengan tegas kedatangan MenkoPulhukam ke papua, karena janji-janji pemerintah Pusat kepada kami orang Papua hingga saat ini belum direalisasikan,” kata Paul Ohee ketua (KAAP) saat menggelar jumpa pers di Abepura, Minggu (27/03/2016).

Menurutnya, Pemerintah Pusat tidak serius mau membangun Papua, Pemerintah pusat hanya janji-janji saja.

“Ia Pemerintah Pusat tidak serius mau bangun Papua, hanya janji-janji mau bangun rel kereta apai, janji bangun pasar mama papua dan janji mau jadikan kabupaten Merauke sebagai lumbung pangan nasional, ucapnya.

Ditempat yang sama, Fransiskus Magai Sekretaris KAAP mengatakan, Kami menilai bahwa pemerintah pusat tidak mempunyai itikad baik terhadap Pembangunan di Papua dan hingga saat ini belum direalisasikan dan ini merupakan pembohongan publik Pemerintah Pusat kepada rakyat Papua.

“Kami menilai Pemerintah Pusat tidak mempunyai itikad baik terhadap Pembangunan di Papua, semua hanya janji-janji dan ini merupakan pembohongan publik pemerintah pusat kepada rakyat Papua,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, kedatangan Luhut Panjaitan merupakan bentuk pengalihan isu dan kami tidak menerima program 1000 dokter di Papua tetapi kami meminta program riil dengan menjawab kemauan masyarakat Papua diantaranya Presiden Direktur Freeport harus orang asli papua.

“Ia kami minta program rill dan Presiden¬† direktur PT. Freeport harus orang asli Papua,”tuturnya.(Surya).

{adselite}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,052PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles