http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Anggota Dewan Tak Tahu Penambahan BOT Lantai Pasar Cinde, Itu Hanya Akal-Akalan Saja

MENARAnews, Palembang (Sumsel) – Menanggapi adanya dugaan terhadap adanya peningkatan bangunan atau penambahan jumlah lantai dalam proses Build Operate Transfer (BOT) atau Bangun Guna Serah (BGS) Pasar Cinde Palembang yang awalnya diketahui sebanyak 12 lantai kini menjadi 15 lantai, mantan anggota DPRD Sumsel periode lalu, Sakim meniai itu hanya akal-akalan saja.

“Wah itu cuma sandiwara, coba buka kembali Raperda Kerja Sama Daerah No. 6 Tahun 2011 kalau tidak salah, pesertujuan dewan untuk BOT sudah melanggar Perda ini. Karena eks RS Ernaldi Bahar sudah dibangun, sementara Perda belum disahkan lalu dompleng dengan Pasar Cinde ini akal-akalan,” komentar Sakim saat dikonfimasi wartawan menaranews.com, Senin (28/3).

Lanjut dia, BOT tersebut harus diperiksa, kalau sampai lolos di Kementerian Dalam Negeri itu kemungkinan besar pakai uang semuanya.

“Itu duit galo‎,” ujarnya lagi.‎

Sebelumnya, dua orang anggota DPRD Sumsel, Zainuddin (Partai Demokrat) dan Syaiful Padli (PKS) mengaku kaget begitu mendengar kabar adanya penambahan jumlah lantai dalam proses BOT Pasar Cinde Palembang.

“Kami tidak tahu sama sekali masalah tersebut, lho!” kata Zainuddin dan Syaiful dalam kesempatan terpisah.

Sebagaimana diketahui, BOT yang dilaksanakan antara Pemprov Sumsel dan PT Magna Beatum selaku investor Pasar Cinde, telah disepakati sebanyak 12 lantai. Namun, belakangan ini beredar kabar bahwa sesungguhnya telah terjadi perubahan rancangan pembangunan Pasar Cinde, yakni dari 12 lantai menjadi 15 lantai. Konon, perubahan ini dilaksanakan secara diam-diam, meskipun pada akhirnya bocor juga ke media.

“Sewaktu di-Pansus-kan,hanya 12 lantai. Jadi, saya juga terkejut, kalau memang terjadi perubahan menjadi 15 lantai. Kami akan mengkonfirmasikannya lagi,” ujar Zainuddin.

Diakui Zainuddin, bahwa Pansus memang tidak membahas hal teknis secara rinci.

“Kami hanya membahas soal perjanjian dan persyaratan kontraknya saja,” kelit Zainuddin.

Sementara menurut Syaiful, kesepakatan yang terjadi adalah BOT Pasar Cinde dilaksanakan dalam 12 lantai dengan luas bangunan 45 ribu meter persegi. Selain itu dibahas pula bahwa di Pasar Cinde terdapat 877 orang pedagang dengan rincian 4.667 petak dan 411 los. Disepakati pula bahwa relokasi pedagang lama dilakukan sebelum dimulainya pembangunan proyek BGS. Lokasi relokasinya tidak jauh dari Pasar Cinde.

Selain itu PT Magna Beatum wajib memberikan jaminan dalam bentuk sejumlah dana yang mengikat di lembaga perbankan sebagai garansinya.

Meskipun demikia, Syaiful dan Zainuddin memilih jalan tengah terkait informasi BGS Pasar Cinde.

“Kalau pun memang jumlah lantainya menjadi 15 lantai, tentu saja profit yang diberikan kepada Pemprov Sumsul harus lebih besar lagi,” ujar mereka berdua. (AD)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,380PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.