spot_img

Tokoh ALABAS: Pemekaran Provinsi Alabas Demi Kesejahteraan Rakyat Bukan Kepentingan Elit

MENARAnews, Medan (Sumut) – Suasana ‘Rembuk Pakat’ atau disebut dialog antara Tokoh ALABAS (Aceh Leuser Antara Barat Selatan) dengan masyarakat asal Aceh Leuser Antara Barat Selatan dalam pagelaran Seni dan Budaya di Grand Ballroom Hotel Santika Dyandra Medan, Minggu (14/2/16).

Dalam dialog tersebut turut hadir Ir Tagore Abubakar (Anggota DPR RI Komisi II), Armen Desky (Ketua P3 (Percepatan Pemekaran Provinsi Alabas), Irmawan (Anggota DPR RI Komisi II), Muslim Ayub beserta perwakilan Tokoh Adat dari Aceh Tengah, Aceh Tenggara dan Aceh Singkil.

Dalam dialog tersebut Tagore Abubakar menekankan bahwa Draft Grand Design Pemekaran Provinsi Alabas sudah selesai dan mendapat sinyal baik dari Mendagri bahwa akan segera ditindaklanjuti.

Tagore juga mengatakan bahwa ide pemekaran Provinsi Alabas bukanlah kepentingan elit politik melainkan perjuangan untuk mensejahterakan masyarakat Alabas.

“Kita tidak bicara soal hari ini, tapi untuk generasi kita ¬†selanjutnya, buat anak cucu kita atas tanah Gayo yang selama ini tidak terjamah pemerataan pembangunan dari Provinsi NAD,” ucap politisi PDI Perjuangan itu.

Pemekaran dianggap sebagai jembatan emas bagi warga Alabas untuk membenahi dan membangun daerahnya dari ketertinggalan. Bagi Tagore, pemekaran bukanlah niat untuk memisahkan diri dari negeri Serambi Mekah tetapi semata-mata agar pembangunan di daerah Alabas bisa lebih cepat dan maju.

Selain itu, Ketua Armen Desky juga menghimbau kepada warga yang ada di Alabas agar tidak mudah terprovokasi dan terpecah belah oleh isu-isu miring tentang pemekaran yang tinggal menunggu waktu.

“Kita jangan mau diprovokasi, jangan mau dipecah belah. Kita harus bersatu, berjuang untuk kaum kita,” katanya.

Lebih lanjut, Irmawan yang juga merupakan Anggota Komisi II DPR RI menyampaikan bahwa pemekaran ink tidak lagi angan-angan. Dirinya mengaku telah berjuang bersama Tagore di Pusat untuk segera menyelesaikan misi pemekaran ini.

Irmawan berpesan kepada mahasiswa asal Alabas yang hadir pada kesempatan itu agar sadar akan perannya sebagai putra-putri asli. “Mahasiswa, anak-anak kami, jangan lah kalian mudah dipecah dan disogok oleh orang yang ingin merusak cita-cita kita,” ucap politisi asal Fraksi PKB itu.

Diakhir dialog, Panitia Percepatan Pemekaran Provinsi Alabas menyebutkan Tujuh Manifesto Politik yang menjadi hasil dialog, diantaranya :

  1. Meminta dan mendesak Presiden RI, Joko Widodo agar segera membentuk Provinsi Alabas
  2. Mendesak Mendagri agar tetap dalam pendiriannya terhadap penetapan wilayah Provinsi Alabas dalam Grand Design yang telah disusun
  3. Mendesak DPR RI agar mengawal ketat Peraturan Pemerintah tentang Pemekaran Provinsi Alabas
  4. Mendesak Kepala Daerah baik Bupati dan Walikota yang ada di kawasan Alabas mendukung pemekaran Provinsi Alabas
  5. Mendesak Anggota DPRA yang ada di kawasan Alabas mendukung pemekaran Provinsi Alabas
  6. Menentang bagi siapa saja yang berusaha menghalangi pemekaran Provinsi Alabas
  7. Pemekaran Provinsi Alabas adalah wujud menuju Kesejahteraan Rakyat. (ded).

{adselite}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,050PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles