Per 2016 47 Kasus DBD 1 Orang Meninggal

MENARAnews, Jayapura (Papua) – Dinas Kesehatan Provinsi Papua pada bulan Januari 2016 sampai dengan minggu ke 6 kalender epidemologi mendata laporan secara tertulis maupun pertelepon atau sms terdapat 47 kasus, 1meninggal, diantaranya bulan januari 37 kasus dan bulan februari 10 kasus, jadi total kasus tahun 2016 samapai saat ini berjumlah 47 kasus dari 4 kabupaten. Ini merupakan laporan kasus dari 4 Kabupaten-Kota.

“Kota Jayapura 20 kasus, Kabupaten Jayapura 1 kasus, Kabupaten Keerom 8 kasus, Kabupaten Sarmi 3 kasus dan Kabupaten Timika 3 kasus”, kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua drg Aloysius Giyai kepada wartawan di kantor dinas Kesehatan Provinsi Papua Rabu (10/2). 

Dikatakan, Kabupaten Mappi telah ditetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD dengan dikeluarkannya surat pemberitahuan KLB dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mappi dan surat keputusan Bupati Mappi yang menetapkan status KLB DBD 2016.

“Jika dilihat dari data Kabupaten Mappi sudah pernah ada kasus di bulan Desember 2012 tetapi belum ada penetapan status KLB, dan kasus ini mulai meningkat di tahun 2015 pada November ada tiga kasus dan Desember 10 kasus hingga Februari terdapat 36 tersangka DBD. 12 positif DBD dan 24 demam dengue dengan gejala yang sama dengan DBD,” ucapnya.

Sedangkan Kota Jayapura tidak ditetapkan status KLB meski sudah ada yang meninggal akibat DBD, karena Kota Jayapura selalu menyumbangkan kasus DBD atau endemis DBD. Sekertaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Silwanus Sumule mengatakan langkah-langkah yang diambil oleh pihanya terkait kasus DBD di Papua adalah dengan cara mensosialisasikan cara penanganan kasus baik yang telah ditegakkan diagnosisnya maupun tersangka sesuai protap tatalaksana kasus. Sumule menegaskan kepada masyarakat, jika ada gejala sakit demam berdarah dengue (DBD) jangan tunggu hingga shok.

 “Yang paling penting kami sampaikan kepada masyarakat, jangan tunggu kondisi memburuk baru datang ke rumah sakit atau Puskesmas serta Pustu. Itu sudah sangat terlambat,” ujarnya. (Surya).

{adselite}

Comments
Loading...